SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                              SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                         SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK 

 

Sosialisasi Disabilitas

By Admin on Mar 06, 2019 with 0 Commnets

cermeWarga negara Indonesia berkebutuhan khusus atau disabilitas menjadi salah satu segmen yang disasar KPU Kabupaten Gresik dalam menyosialisasikan Pemilu Serentak Tahun 2019. Setelah berkunjung di SLB Bhayangkara Kebomas, Tim juga berkunjung ke SLB Cerme. Nampak mereka antusias mendengarkan paparan dari Elvita Yuliati, Anggota KPU Gresik.

“Meskipun adik-adik ini termasuk kelompok berkebutuhan khusus, tetap mempunyai hak untuk memilih pada hari Rabu tanggal 17 April 2019.  Asal sudah memenuhi syarat sebagai pemilih,” ujar Elvita, Rabu (6/05/2019).

Ia menjelaskan, umur 17 tahun adalah syarat yang tidak bisa ditawar. Atau jika belum berumur 17 tahun tetapi sudah kawin sudah diperbolehkan mencoblos. Kemudian supaya dicek apakah namanya telah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

cerme 2Para siswa dan guru yang berjumlah sekitar 100 orang itu, nampaknya lebih tertarik penjelasan pindah memilih. “Bu, apakah saya bisa mencoblos di Solo, soalnya sekalian mau pulang kampung,” tanya Endang (45), warga Cerme.

Dijawab oleh Elvita, pemilih dapat menyalurkan aspirasinya dimanapun, asal sebelumnya sudah mengurus pindah memilih di PPS atau KPU setempat. Hanya saja, pindah memilih sebaiknya dipikirkan dulu matang-matang karena nantinya surat suara yang diterima tidak lagi 5 jenis yaitu capres/cawapres, caleg DPRRI, Caleg DPRD Provinsi, Caleg DPRD dan DPD.

“Bisa jadi hanya 4 jenis surat suara atau bahkan 1 saja, tergantung pindah memilih kemana. Kalau masih dalam 1 daerah pemilihan (dapil), maka masih mendapatkan surat suaranya. Tapi misal kita ingin memilih di Surabaya, karena ada tugas atau pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, kita hanya mendapat 3 surat suara. Yaitu Capres/cawapres, DPRI RI dan DPD. Karena Surabaya tidak sedapil dengan Gresik, maka tidak mendapat surat suaranya,” paparnya.

Selain segmen disabilitas, KPU juga menyasar segmen lain diantaranya kaum marjinal, segmen perempuan, segmen pemilih pemula, segmen keagamaan  dan komunitas-komunitas yang ada.(adm/vet)

 

IMG-20190228-WA0012H-48 menuju pemilu 2019 tepatnya Rabu, 17 April 2019 KPU Gresik lakukan sosialisasi maraton disemua komunitas pemilih di Kabupaten Gresik. Dimana sosialisasi dilaksanakan sebagai upaya penyebarluasan informasi pemiluan dan ajakan untuk menggunakan hak pilih pada pemilu mendatang.
 
Sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih pada pemilihan mendatang, dengan target partisipasi sebesar 77.5 % pemilih.
 
Dalam kesempatan kali ini, Makmun Divisi Sdm & Parmas sapa pemilih Pemula di Pondok Pesantren Mamba'us Sholihin Putri Suci Manyar Gresik (28/2/2019) yang diikuti oleh 100 (seratus) siswi dan beberapa jajaran dewan guru MA Mamba'aus Sholihin.
 
Anggota KPU Gresik termuda ini menjelaskan meskipun dari luar jawa para santri tetep diperbolehkan nyoblos di Gresik dengan cara ngurus A5 yakni form untuk pindah milih. Namun yang bersangkutan hanya mendapatkan hak satu surat suara yakni milih calon Presiden dan Wakil Presiden saja.
 
Alumni Mamba'us Sholihin ini menambahkan tata cara pindah milih bagi pemilih luar daerah/kota/luar jawa, yakni dengan datang ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat atau langsung datang ke KPU setempat dengan menunjukkan E-KTP.
 
Ahmad Tohari, Waka Kesiswaan MA Mamba'us Sholihin dalam sambutannya memberikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan KPU Gresik, karena anak didik kami sangat butuh dan haus akan ilmu kepemiluan yang tidak ada dalam mata pelajaran ini. "Kami turut bangga dan berterima kasih atas kunjungan KPU Gresik di pondok kami. Kami yakin ilmu yang akan diberikan sangat penting untuk anak didik kami", terang mantan ketua PPK Kecamatan Manyar ini.
Sosialisasi ditutup dengan dialog dan deklarasi sukseskan pemilu 2019 dan Say No To Golput.  "Datanglah ke TPS dan gunakan hak pilih anda pada Rabu, 17 April 2019 dan jangan Golput", ajak Makmun. (adm/mun)