Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik mengundang perwakilan pasangan calon dari partai pengusung masing-masing, untuk menyerahkan hasil verifikasi berkas syarat pencalonan Pilbup/Wabup Gresik 2015, Senin (3/8).

Kedatangan utusan parpol pengusung paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, di kantor KPU setempat secara bergantian.

Pertama, yang datang terlebih dulu adalah perwakilan dari parpol pengusung paslon-Berkah-bersama Khuluq dan Ahmad Ruba'ie. Kemudian, disusul kedatangan dari perwakilan paslon Sambari Halim Radianto-M. Qosim (SQ), dan terakhir dari parpol pengusung duet Ahmad Nur Hamim-Junaidi (Arjuna).

 

Ketua KPU Kabupaten Gresik, Akhmad Roni mengatakan, undangan terhadap perwakilan parpol dari masing-masing pengusung paslon memang harus segera dilakukan agar paslon segera mengetahui dan melengkapi berkas pencalonan sesuai ketentuan. “Dari hasil verifikasi berkas yang sudah kami terima, memang belum semuanya lengkap. Baik dari kelengkapan individu maupun yang menyangkut instansi lain,” jelas Roni.

 

 

Saat pendaftaran paslon beberapa waktu lalu, kelengkapannya masih sebatas syarat pencalonan. Sedangkan, untuk kelengkapan berkas syarat calon harus dilengkapi mulai hari ini. Mereka harus melengkapi hingga tanggal 7 Agustus 2015."Masa perbaikan sesuai jadwal, harus dipenuhi hingga hari jumat tanggal 7 Agustus 2015, “ tegasnya.

Jika terdapat paslon yang tidak melengkapi kekurangan berkas syarat calon, konsekuensinya bisa dicoret sebagai bakal calon. Artinya, dalam penetapan calon pada tanggal 24 nanti, mereka yang tidak bisa melengkapi syarat calon maka gagal ditetapkan menjadi calon.

"Kalau gak terpenuhi ya tidak bisa ditetapkan sebagai calon," ujar Rony menambahkan.

Beberapa syarat calon yang masih belum terpenuhi saat pendaftaran lalu antaranya, SKCK, surat dari pengadilan niaga, surat dari pengadilan negeri, surat dari kantor pelayanan pajak dan yang lain.Tetapi khusus SK pengunduran diri, masih ada durasi waktu penyerahannya.

"Syarat-syarat calon harus dilengkapi kecuali SK pengunduran diri untuk PNS, TNI, Polri, pegawai BUMN dan BUMD. Karena ada waktu sampai 60 hari setelah ditetapkan sebagai calon," pungkasnyarnya. (ist/vet/kpugres)