Belutnya Lemas, Lomba jalan terus

By Admin on Aug 12, 2016 with 0 Commnets

Kegiatan kedua di hari jumat tadi pagi adalah lomba menangkap dan memindahkan belut. Lomba adu ketangkasan dalam memegang belut itu juga harus diikuti semua penghuni kantor KPU Gresik. Ternyata hewan yang satu ini tidak membuat semua orang nyaman. Ada komisioner KPU dan staf tidak mau ikut lomba.

“Enggak .. enggak .. saya nggak ikut hiii kulitnya yang licin bikin gimana gitu, “ ujar Zimam, salah satu komisioner KPU Gresik sambil menghindar.

Begitu juga dengan Makmun, dia ketawa geli melihat belut-belut kecil yang melungker-melungker  di bak berisi air. Meskipun dipaksa ikut lomba, Makmun tetep geleng-geleng sambil tertawa. “Aku ikut lomba yang lain aja rek, aku suka belut yang sudah digoreng kering. Tapi kalau masih hidup aku nggak berani pegang,” jelas dia.

Aturan lomba setiap peserta diberi waktu dua menit untuk memindah belut-belut dari bak untuk dimasukkan ke botol air mineral ukuran 1,5 liter. Karena jarak antara bak dengan botol sekitar 10 meter, banyak juga belut yang terlepas di jalan. Sehingga peserta harus memungut ikan seperti ular itu.  Padahal begitu sulit memegang badan belut yang licin tersebut.

Ada juga peserta yang melanggar aturan, membawa belut dalam jumlah banyak untuk dimasukkan ke dalam botol. Alasannya biar cepat karena memang kriteria menang adalah berhasil memasukkan belut paling banyak ke dalam botol. 

“Peserta yang membawa belut lebih dari dua langsung didis oleh panitia,” ujar Gelar, salah satu panitia lomba, Jumat (18/8/2016)

Meskipun sebagian belut sudah lemas alias tidak seaktif saat awal lomba, tidak menyurutkan pesertaa selanjutnya untuk beradu ketangkasan. Bahkan sorai-sorai penonton saat peserta berlarian sambil membawa belut yang acapkali terlepas atau malah sulit dimasukkan ke dalambotol. Lomba diakhiri dengan pemenang Sukandar yang beda tipis waktunya dengan Winarto (kpugres/vet)