Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Gresik diambil sumpahnya oleh Ketua KPU Kabupaten Gresik Achmad Roni.  Total anggota PPS di Kabupaten Gresik sejumlah 1068 orang. Tetapi yang diambil sumpahnya secara bersamaan hanya di wilayah daratan.  Sedangkan PPS yang berada di Pulau Bawean didelegasikan untuk dilantik oleh PPK setempat, Kamis (30/11/2017).

Penandatanganan Pelantikan ini diwakili oleh 2 orang PPS dari Kecamatan Gresik dan Kecamatan Kebomas. Selanjutnya mereka juga membacakan Pakta integritas.  Isinya, sumpah dan janji mereka dalam  pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Diantaranya harus menjaga integritas, Transparansi dan menjaga netralitas terhadap Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018.

Ketua KPU Gresik, Ahmad Roni mengingatkan bahwa sumpah yang diambil angggota PPK  ini mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, tanggung jawab menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945 serta kesejahteraan rakyat Indonesia. Terpenting lagi  adalah tanggung jawab kepada Allah SWT karena manusia hanya mengetahui apa yang nampak dari ucapan dan perbuatan saja. Tetapi Allah tahu hingga relung hati manusia.

“Mulai hari ini anda resmi menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Gresik, “Kami yakin bahwa saudara adalah yang terbaik, sehingga mampu dalam melakanakan tahapan pemilihan. Ingat, dalam pakta integritas yang anda uicapkan.  “ ujar Roni setelah pelantikan. 

Sedangkan masa tugas anggota PPS adalah sejak pelantikannya sampai dua bulan setelah pelaksanan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Tahun 2018.

Pelaksanaan kegiatan yang berlangsung di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan Jagung Suprapto ini disaksikan juga oleh Perwakilan dari Kepolisan. Perwakilan dari Kodim 0817, Kepala Kantor Kesbang Linmas serta Ketua PPK se-Kabupaten Gresik (kpugres/vet)