No. 4 Ujung PangkahMenjamurnya warung kopi (warkop) di Kabupaten Gresik, mempunyai dampak bagi warga sekitar. Baik itu dampak positif maupun negatif. Tergantung penikmat kopi dalam memaknai acara ngobar alias ngopi bareng di warkop. Seperti yang dilakukan sebagian besar anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Gresik, diantaranya di Kecamatan Ujung Pangkah. Mereka memanfaatkan ngobar di warkop untuk rapat informal atau sekedar kordinasi menjelang kegiatan.

Bahkan menurut ketua PPK Ujung Pangkah, mereka mempunyai warkop khusus yang biasa untuk nongkrong berdiskusi dan kordinasi.  Nama pemilik warkop itu adalah Sukri atau lebih dikenal dengan warkop Sukri.

“Kami sering menghabiskan waktu di Warkop Sukri dengan anggota PPK maupun PPS se-Kecamatan Ujung Pangkah untuk  membahas banyak hal, terutama terkait tahapan Pilgub Jatim 2108, “ ujar Hanif, Ketua PPK Ujungpangkah.

Diakui oleh Cak Sukri, pemilik Warkop Sukri,  Sejak terbentuknya PPK akhir tahun 2017 lalu warkopnya menjadi semakin ramai. Karena nyaris setiap hari baik PPK maupun PPS ngopi di warkopnya. “Alhamdulillah, penghasilan kami jadi naik.  Sebab,  selain kopi, kami juga menyediakan makanan dan minuman lain yang bisa dijadikan teman saat ngobrol berdiskusi,”  ungkap Cak Sukri. (kpugres/up/v)