Jumlah partisipasi pemilih akan terlihat saat hari pemungutan suara. Guna meningkatkan partisipasi pemilih tersebut, KPU Gresik terus melakukan sosialisasi.  Diantaranya ke sekolah-sekolah  dan lembaga yang lain.  Terkait  kegiatan sosialisasi ini, Divisi SDM dan Parmas mengundang rapat  koordinasi, yang   dihadiri oleh Perwakilan dari Sekolah, Kampus, organisasi kepemudaan dan Perwakilan dari Rumah Tahanan.

Pada acara ini, Ketua KPU Gresik, Ahmad Roni, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya pemilih pemula, akan pentingnya Pilgub Jatim tahun 2018.

“Salah satu  tujuan sosialisasi ini, untuk mendongkrak partisipasi pemilih pemula, mengenal pasangan calon, dan memastikan suara sah hingga bagaimana menjadi pemilih yang cerdas itu,” ujar Roni

Selanjutnya, Makmun, Anggota KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wadah upaya KPU untuk mengedukasi masyarakat. Target oleh KPU RI dalam pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 partisipasi masyarakat  sebesar 77.5 prosen.

“Untuk itu melalui pola pendekatan organisasi kepemudaan, safari ke sekolah dan kampus, beserta rumah tahanan, kita berharap target pemilih untuk melakukan pencoblosan bisa tercapai,” imbuhnya. 

Dari hasil pertemuan rakor ini, KPU Gresik berharap agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar.  Lembaga  dapat bekerjasama dan berkoordinasi di internalnya terkait  dengan jadwal, tempat dan nara sumber yang berasal dari  lembaga setempat. Sementara dari KPU juga ada nara sumber yang akan memberikan paparannya. (kpugres/yayan/vet)