sosialisasi Qomarudin

Mendekati pemilih pemula dan mahasiswa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik mengadakan sosialisasi di ruang pertemuan kampus Institut Agama Islam (IAI) Bungah Gresi, Selasa (17/04/2018) April 2018 mulai jam 13.00 WIB hingga selesai.Acara ini disambut hangat oleh rektor IAI Qamarudin, Lutfi Hakim dalam sambutannya ia mengatakan bahwa tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan partisipasi masyarakat terutama para pemilih pemula dan bukannya mengarahkan para mahasiswa untuk memilih pasangan tertentu dari calon Gubernur dan wakil Gubernur Jatim 2018.

Dalam sosialisasi ini, Akhmad Roni, Ketua KPU Kabupaten Gresik mengajak para mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dan tidak apatis dalam Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Jatim 2018. Kalau ada pasangan calon yang tidak baik maka kita bisa menghukum mereka dengan tidak memilih mereka.

“Mahasiswa bisa melihat baik tidaknya pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur dengan cara melihat visi dan misi masing-masing paslon, visi misi tersebut bisa kita ketahui dari debat publik yang diselenggarakan 3 kali oleh KPU Jatim dan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun Telivisi, bisa juga melalui website KPU Jatim maupun media lainnya” imbuh Roni.

Sedangkan pemateri kedua, Mohammad Mudloffar, dari kampus setempat mengatakan bahwa Islam dan demokrasi tidaklah bertentangan. Memang tidak ada ajaran Nabi SAW terperinci tentang Pemilu, akan tetapi beliau menyuruh untuk memilih pemimpin.

"Pemilihan baik langsung ataupun tidak langsung, itu hanyalah bungkus atau casing, tapi contentnya adalah pemilihan pemimpin yang jujur, adil dan bisa mengemban amanah itulah intinya, “ tegas Mudloffar.

Acara ini disambut antusias oleh para mahasiswa, terbukti sekitar 100 Mahasiswa yang hadir tidak beranjak hingga acara berakhir. Semoga sebagai parameter bahwa partisipasi masyarakat untuk pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur 2018 akan meningkat. (kpugres/kholil/vet)