Sebagai puncak acara, atraksi Pencak Macan menyedot perhatian para undangan yang hadir pada Acara Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2019. Kegiatan sosialisasi serentak KPU Se- Indonesia ini diinstruksikan oleh KPU RI dengan menampilkan budaya lokal yang ada di daerah masing-masing.  Pencak Macan yang dalam penampilannya ada berbagai unsur diantaranya macan sebagai lambang keserakahan dan haus menjadi pemimpin, monyet dengan segala sifat jahil, suka meniru, tidak punya pendirian dan lainnya. Juga ada peranan gendruwo yang melambangkan kejahatan, kelicikan dan menakutkan.

“Dalam atraksi ini, mereka bertarung antara yang jahat, jahil, serakah dan bentuk negatif lainnya. Dan akhirnya yang menang tetap sifat baik dan yang dapat mengayomi semuanya, “ ujar Makmun, Anggota KPU Gresik, Divisi SDM dan Parmas.

Hanya saja kata Makmun, dalam atraksi tersebut, tidak ada kalah dan memang. Hanya sebagai hiburan semata. Tetapi dalam dalam atraksi tersebut, dapat juga disimbolkan sebagai pertarungan dalam pemilu nanti, yang menjadi pemenangnya adalah yang mendapat suara terbanyak. Karena memang dianggap dapat mengayomi masyarakat dan sesuai harapan masyarakat Indonesia.

Atraksi yang diwarnai dengan kelucuan karena gaya monyet yang kadang menggoda dan menjaihili undangan. Kemudian pertarungan macan yang seperti macan beneran hingga pertarungan gendruwo yang digambarkan dengan topeng menakutkan.

“Lucu dan tegang. Tetapi banyak menginspirasi dan menggambarkan tentang masyarakat kita sesungguhnya. Bagaimanapun aksi pertarungan dalam pemilu nanti, kami berharap tetap aman damai dan menghasilkan pimpinan sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Bahtiar Rifai, salah satu penonton.

Acara ini berlangsung di Gedung Wahan Ekspresi Poesponegoro (WEP), Jalan JaksaAgung Soeprapto Gresik, yang dimulai pada pukul 20.00 hingga selesai (kpugres/vet)