foto buka kotak phpuKPU Kabupaten Gresik mengagendakan kegiatan buka kotak suara, yang berisi dokumen formulir Pemilu tahun 2019.  Diantaranya Formulir DA2-KPU, DA TT-KPU, DA DH-KPU dll. Dokumen Formulir yang dibutuhkan sebagai alat bukti ini, sebagian masih berada di dalam kotak suara terkunci dan tersegel.

Menurut Divisi Teknis KPU Kabupaten Gresik, Elvita Yuliati,  KPU sebagai termohon dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden oleh Pasangan Calon Nomer urut 02, harus  melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebagai alat bukti di Mahkamah Konstitusi. 

“Kami hari ini membuka kotak suara sesuai instruksi dari KPU Provinsi Jawa Timur. Pembukaan ini tetap mengacu peraturan yang ada. Yaitu Peraturan KPU no. 4 tahun 2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum pasal 95 dan Ketetapan Mahkamah Konstitusi Nomor 1/PHPU-PRES/XVII/2019,” ujar Elvita, Sabtu (8/6/2019)

Setelah dokumen yang dibutuhkan dikeluarkan, KPU Kabupaten Gresik segera menggandakan dan mengembalikan kembali dokumen asli tersebut di dalam kotak suara. “Dokumen-dokumen ini digandakan dan nanti dileges di kantor pos. Selanjutnya bersama KPU Kabupaten/kota yang lain, kami serahkan ke KPU Provinsi Jawa Timur untuk dibawa ke KPU RI sebagai alat bukti,” tambah ketua KPU Gresik, Ahmad Roni.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Bawaslu Imron Rosyadi beserta anggotanya, Kapolres Gresik dan saksi dari pasangan calon. (vet/kpugres)