WhatsApp Image 2019-08-29 at 12.01.31

 

Foto yang dibiarkan tersebar tanpa teks, tanpa narasi tidak memiliki artikulasi yang jelas bagi pembaca. Foto tersebut akan menimbulkan persepsi yang beragam. Hal ini diungkapkan Ali Masduki saat menjadi narasumber pada acara Bimbingan Teknis Kehumasan Bersama KPU Kabupaten/Kota di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (28/08/2019).

“Fota tidak boleh dinafikan dari teks. Tanpa narasi dan teks maka pesan yang hendak disampaikan dikhawatirkan tidak mampu difahami dengan baik.”. Ungkap wartawan gondrong.

Ali memberi ilustrasi sebuah foto seorang polisi yang sedang menginjak kepala seorang pria. “Jika tidak ada narasi orang akan berasumsi ini praktik kekerasan. Padahal ini peristiwa penangkapan teroris”. Jelasnya.

Jurnalis media Sindo ini dihadirkan oleh KPU Jatim untuk memberikan dasar-dasar fotografi bagi divisi Sosdiklih Parmas KPU Kabupaten/Kota Se Jawa Timur. Acara diakhiri dengan tanya jawab dengan situasi yang gayeng sampai selesai. (kpugres/mun)