rakor kediriKomisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi "Penyusunan Perencanaan Program dan Anggaran Pilkada Serentak bagi Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur.

Kegiatan yang berlangsung di Bukit Daun Hotel Kabupaten Kediri ini (16-18/7/2019) sengaja diselenggarakan KPU Jatim bagi 19 Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada pada tahun 2020.

Peserta yang dihadirkan pada acara kali ini adalah Seluruh Komisioner, Sekretaris dan Kasubag Program dan Data KPU Kabupaten / Kota se-Jatim.

Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam dalam sambutannya mengatakan acara ini sangat strategis guna kesuksesan pelaksanaan Pilkada tahun depan,  dia berharap pada seluruh peserta rapat untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama, "Perencanaan yg baik merupakan langkah awal kesuksesan pilkada, karena gagal dalam perencanaan sama dengan merencanakan kegagalan," tegas Anam dalam sambutannya.

Seperti diketahui, Kabupaten Gresik saat ini sedang membuat perencanaan program dan anggaran untuk kebutuhan Pilkada 2020. Kegiatan Rakor ini merupakan bagian dari koordinasi terkait persiapan Pilkada tersebut. (Kpugres/mun)

 

Gresik, kpud-gresikkab.go.id - Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur menggelar Rapat Koordninasi dengan Komisi Pemilihan Umum tingkat Kabupaten/Kota yang bertempat di kantor KPU Jatim, Jl. Raak Adinegoro Mojokerto. Pada rapat kali ini, KPU Jatim menugaskan Divisi Perencanaan, Data dan Informasi serta operator Sistem Informasi Daftar Pemilih (Sidalih) Kabupaten/Kota. Dari KPU Kabupaten Gresik sendiri dihadiri oleh Abdullah Shidiq Notonegoro selaku Divisi Perencanaan, Data dan Informasi dan Riskaning Dianti selaku operator Sidalih. Pada Rapat Koordinasi kali ini, KPU Jatim membahas tentang Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan.

rakor data juli 2019

Pemutakhiran Daftar Pemilih merupakan tahapan yang menentukan proses penyelenggaraan Pemilihan Umum karena hal ini menyangkut hak setiap warga negara dalam menggunakan hak pilihnya ketika pelaksanaan Pemilihan Umum.

Mengutip pernyataan Ketua KPU Jatim, Chairul Anam bahwa, kita harus hati-hati dalam mengelola data pemilih, karena mengelola data ini tidak mudah, mengingat adanya Komisioner baru yang berasal dari berbagai macam disiplin ilmu, harapannya segera belajar, kalau perlu belajar ke operatornya, sehingga paham betul alur pemutakhiran daftar pemilih dan dalam membuat kebijakan. Dan yang lebih penting lagi adalah Rapat Koordinasi Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan ini merupakan tahapan sangat penting untuk menghasilkan Data Pemilih yang akurat dan lengkap.

Selain itu pada rapat kali ini KPU Kabupaten/Kota diinstruksikan untuk meninventarisir A-DPK atau Daftar Pemilih Khusus yang berada di dalam kotak suara Pemilu 2019 untuk diinput ke Sidalih sebagai persiapan Data Pemilih Pilkada Serentak pada tahun 2020. (kpugresik/mun)

 

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia secara resmi telah menetapkan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai Pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Pemilu 2019, Minggu (30/07/2019). Penetapan yang diselenggarakan di Ruang Utama KPU RI tersebut dihadiri oleh Bawaslu, DKPP, Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, dan perwakilan seluruh partai politik pendukung serta jajaran TNI/POLRI. Adanya keputusan ini menandakan bahwa Joko Widodo dan Ma’ruf Amin akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia pada periode 2019-2024.

Ketua KPU RI Arief Budiman yang memimpin jalannya Rapat Pleno Terbuka mengatakan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin memperoleh 85.607.362 suara (55,5 persen) mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno yang memperoleh suara 68.650.239 suara (44,5 persen). “Memutuskan, menetapkan keputusan KPU tentang pasangan calon presiden dan calon wakil presiden terpilih dalam Pemilu 2019. Kesatu menetapkan capres cawapres terpilih dalam Pemilu Presiden 2019 Nomor Urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024,” ujar Arief.

Dalam kesempatan tersebut, sebagai Presiden terpilih Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada KPU dan seluruh elemen penyelenggara yang telah suskses melaksanakan Pemilu 2019. Ia juga berterima kasih kepada rakyat yang telah memberinya kepercayaan untuk memimpin pada periode kedua dan berjanji akan berdedikasi untuk mewujudkan cita-cita bangsa. “Saya dan calon wakil presiden Ma’ruf Amin juga mengucapkan terimakasih kepada rakyat yang memberikan kepercayaan melanjutkan tugas, (dan) mendedikasikan diri untuk mencapai cita-cita para pendiri bangsa,” tutur Jokowi. (kpugres/mun)

 

 

Jelang penetapan perolehan jumlah kursi legislatif Kabupaten Gresik , 29/6/19 di Hotel Home Primere GKB, KPU Gresik Sosialisasikan Metode penghitungan Kursi Legislatif hasil pemilu 2019 pada peserta pemilu.

Di hadapan pimpinan partai politik yang hadir, Ahmad Roni Ketua KPU Kabupaten Gresik menjelaskan perbedaan konversi suara pemilu 2014 dengan pemilu 2019.  Dimana pada pemilu 2019 ini KPU menggunakan system saint lague. Dalam penjelasannya, Roni mensimulasikan bagaimana system saint lague itu di operasionalkan menggnakan cotoh perolehan sauara pemilu tahun 2019 ini.

Sementara itu, Syafi' Jamhari Divisi Pengawasan Bawaslu Gresik mengapresiasi kinerja KPU Gresik atas penyelenggaran pemilu yang berjalan dengan lancar, aman dan kondusif. Ini juga karena di gresik ubungan antara penyelenggara pemilu, KPU dan Bawaslu serta peserta pemilu terjalin komunikasi yang baik. Semoga ini menjadi modal awal kita untuk menyongsong tahapan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah tan 2020 yang akan datang.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja KPU Gresik yang telah menyelenggarakan pemilu dengan baik, lancar, aman dan kondusif" terang syafi’. (kpugres/mun)

 

MK Putuskan Tolak Gugatan Prabowo Sandi

By Admin on Jun 27, 2019 with 0 Commnets

Tepat pada pukul 21:16 wib hari kamis (27/06/19) mahkamah konstitusi (MK) telah memutuskan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya dari pihak pasangan nomer urut 02 prabowo-sandi.

Dengan demikian seluruh pihak harus menerima keputusan gugatan tersebut karena keputusan bersifat final dan mengikat. Baik untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 01 ataupun pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut 02.

Keputusan dibacakan langsung oleh ketua mahkamah konstitusi sekaligus merangkap sebagai anggota hakim konstitusi yaitu anwar usman dan dihadiri oleh 8 anggota hakim lainnya.

Sidang terbuka untuk umum dan di putuskan melalui permusyawaratan hakim oleh sembilan hakim konstitusi.

Menurut ketua KPU kabupaten Gresik Ahmad Roni mengatakan “semoga dengan adanya putusan MK ini seluruh pihak bisa menerima dan tidak ada yang merasa dirugikan atau dikalahkan. Sebab yang dimenangkan adalah rakyat seluruhnya,” Ujarnya dalam keterangannya ketika dihubungi lewat telpon.(kpugres/mun)

 

 

 

Pencairan dana santunan penyelenggara Pemilu yang meninggal dalam menjalankan tugas penyelenggaraan Pemilu 2019 di Gresik, tinggal menunggu keputusan KPU RI. Hal ini setelah seluruh dokumen administrasi dikirim langsung  oleh KPU Kabupaten Gresik ke KPU RI.

Dokumen yang diserahkan meliputi identitas korban, mulai Foto copy KTP, KK, serta surat keterangan resmi dari tim medis. Selain itu dokumen juga meliputi calon penerima santunan yakni ahli waris berikut buku rekening calon penerima.

 

“Setelah melalui verifikasi administrasi saat rakor di Jember, dokumen langsung kita kirim ke KPU RI. Dokumen selain korban meninggal juga untuk korban sakit berat dan sedang,” Ungkap makmun, komisioner KPU Gresik, Rabu (26/06/2019).

Lebih lanjut makmun memaparkan, di Grresik penyelenggara meninggal ada 2 orang, sakit berat ada 8 orang, dan sakit sedang ada 17 orang, sehingga total berkas yang kami kirimkan ke Jakarta ada 27 berkas. Semoga KPU Ri segera merealisasikan santunan tersebut. Pungkas Makmun.

 

 

Iklan Kampanye Perseorangan Calon Anggota DPD DAPIL JAWA TIMUR : 

21. A. AGUS PATMINTO
https://www.youtube.com/watch?v=MHbXnXQmRow

22. Ir. H. AA LA NYALLA MAHMUD MATTALITTI
https://www.youtube.com/watch?v=RO3_wUnyJoo

23.     ABDUL QADIR AMIR HARTONO, S.E. S.H, M.H
https://www.youtube.com/watch?v=4PBp434OLfI

24.     ACHMAD NURUL ILMI, S.H
https://www.youtube.com/watch?v=cmsO3ToDOS8

25.     ACHMAD RUSYAD MANFALUTI, S.Ag., M.Si
https://www.youtube.com/watch?v=TGRJtr0YLrM

26.     ADILLA AZIS
https://www.youtube.com/watch?v=UJTiO8d906I

27.     H. AHMAD NAWARDI, S.Ag
https://www.youtube.com/watch?v=NQrXG1i8HRk

28.     Ir. H. ALFA ISNAENI, M.Si
https://www.youtube.com/watch?v=feggyv5hYKY

29.     ANDI YUWONO, S.Sos., M.Si
https://www.youtube.com/watch?v=F5YuHbPT2zQ

30.     A SYAIFUL ISMAIL, S.H., M.H
https://www.youtube.com/watch?v=XYc6j51rzhs

31.     ENRICO WHENRY RIZKY TAMBUNAN
https://www.youtube.com/watch?v=c38xQ86pQLQ

32.     EVI ZAINAL ABIDIN
https://www.youtube.com/watch?v=hB3zYdmJLoc

33.     FAIROUZ HUDA, S.Sos
https://www.youtube.com/watch?v=rLDopd3Xs8A

34.     FATIHUL FAIZUN, S.Sos
https://www.youtube.com/watch?v=1jaTw96i4F4

35.     Dra. Hj. HARBIAH SALAHUDDIN, M.Si
https://www.youtube.com/watch?v=Eap-oNaqbT0

36.     IMAM KHODRI TF,S.S., M.Th.I
https://www.youtube.com/watch?v=BrYKj_ZkaaA

37.     MASHUDI, S.T.P
https://www.youtube.com/watch?v=gWM6ugCqkH0

38.     MISBAHUL MUNIR, M.Ag
https://www.youtube.com/watch?v=x6E_VSNL_xw

39.     MOHAMMAD TRIJANTO, S.H

40.     MUHAMAD KODERI HW, M.T
https://www.youtube.com/watch?v=2R5IqpsjW-M

41.     H. NADJIB HAMID, M.Si
https://www.youtube.com/watch?v=dU2fHgkHsB0

42.     H. PUDJO BASUKI
https://www.youtube.com/watch?v=rLsU21hU5xo

43.     PURWO ALI
https://www.youtube.com/watch?v=FsUvMxn0mzE

44.     Dr. H. RPA MUJAHID ANSORI, M.Si
https://www.youtube.com/watch?v=dzz3bpEZ3_E

45.     H. SONHADJI ZAINUDIN, S.E., M.M
https://www.youtube.com/watch?v=9z9RFvDC-w4

46.     Ir. H. SUHANDOYO, SP
https://www.youtube.com/watch?v=Qq8X-P8wCHk

47.     H. SUPRIASTO, S.H., M.H
https://www.youtube.com/watch?v=3oJZCh3IMZ8

48.     ZAIFUL ANAM
https://www.youtube.com/watch?v=04nBiDYHCVM

 

Berikut adalah Iklan Kampanye Peserta Pemilu Tahun 2019 Berikut : 

Paslon 01
https://youtu.be/tB6FWoGKOSs

Paslon 02
https://youtu.be/jLv4xVU_Nk0

1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
https://youtu.be/qD41lqRkbyg

2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
https://youtu.be/_PUnLHjd8QE

3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
https://youtu.be/YHoFoK3HG3I

4. Partai Golongan Karya (Golkar)
https://youtu.be/4rdsv5DjDRM

5. Partai Nasional Demokrat (NasDem)
https://youtu.be/P8TY4HEge-k

6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda)
https://youtu.be/DYiR-uiWy2A

7. Partai Beringin Karya (Berkarya)
https://youtu.be/5VAZGEHi5jM

8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
https://youtu.be/Ckr6UvJ0HXk

9. Partai Persatuan Indonesia (Perindo)
https://youtu.be/9xCFfs_yYvM

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
https://youtu.be/iNfAFNkVvvg

11. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
https://youtu.be/i6fvWG8bgKI

12. Partai Amanat Nasional (PAN)
https://youtu.be/X4c6rcdbL9Y

13. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
https://youtu.be/hlujayFFp7E

14. Partai Demokrat
https://youtu.be/sGKgr6-Ucmo

19. Partai Bulan Bintang (PBB)
https://youtu.be/Ce6my8YU4sY

20. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
https://youtu.be/vJAxcJpzwm4

 

Sosialisasi Disabilitas

By Admin on Mar 06, 2019 with 0 Commnets

cermeWarga negara Indonesia berkebutuhan khusus atau disabilitas menjadi salah satu segmen yang disasar KPU Kabupaten Gresik dalam menyosialisasikan Pemilu Serentak Tahun 2019. Setelah berkunjung di SLB Bhayangkara Kebomas, Tim juga berkunjung ke SLB Cerme. Nampak mereka antusias mendengarkan paparan dari Elvita Yuliati, Anggota KPU Gresik.

“Meskipun adik-adik ini termasuk kelompok berkebutuhan khusus, tetap mempunyai hak untuk memilih pada hari Rabu tanggal 17 April 2019.  Asal sudah memenuhi syarat sebagai pemilih,” ujar Elvita, Rabu (6/05/2019).

Ia menjelaskan, umur 17 tahun adalah syarat yang tidak bisa ditawar. Atau jika belum berumur 17 tahun tetapi sudah kawin sudah diperbolehkan mencoblos. Kemudian supaya dicek apakah namanya telah terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

cerme 2Para siswa dan guru yang berjumlah sekitar 100 orang itu, nampaknya lebih tertarik penjelasan pindah memilih. “Bu, apakah saya bisa mencoblos di Solo, soalnya sekalian mau pulang kampung,” tanya Endang (45), warga Cerme.

Dijawab oleh Elvita, pemilih dapat menyalurkan aspirasinya dimanapun, asal sebelumnya sudah mengurus pindah memilih di PPS atau KPU setempat. Hanya saja, pindah memilih sebaiknya dipikirkan dulu matang-matang karena nantinya surat suara yang diterima tidak lagi 5 jenis yaitu capres/cawapres, caleg DPRRI, Caleg DPRD Provinsi, Caleg DPRD dan DPD.

“Bisa jadi hanya 4 jenis surat suara atau bahkan 1 saja, tergantung pindah memilih kemana. Kalau masih dalam 1 daerah pemilihan (dapil), maka masih mendapatkan surat suaranya. Tapi misal kita ingin memilih di Surabaya, karena ada tugas atau pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan, kita hanya mendapat 3 surat suara. Yaitu Capres/cawapres, DPRI RI dan DPD. Karena Surabaya tidak sedapil dengan Gresik, maka tidak mendapat surat suaranya,” paparnya.

Selain segmen disabilitas, KPU juga menyasar segmen lain diantaranya kaum marjinal, segmen perempuan, segmen pemilih pemula, segmen keagamaan  dan komunitas-komunitas yang ada.(adm/vet)