KPU Gresik menjadi salah satu kabupaten/kota yang disampling oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait kinerja lembaga ini. Sebelumnya, selain tanya jawab, permintaan dokumen pendukung, juga menghadirkan badan adhoc (PPK dan PPS – red) untuk dimintai penjelasan. Selanjutnya BPK mengundang KPU Gresik hadir pada kegiatan Exit Meeting Pemeriksaan Kinerja Penyelenggara Pemilu 2019 di Kantor Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur.  Ketua KPU Gresik. Akhmad Roni hadir bersama Kasubag Umum, Keuangan dan Logistik, Maksun. Sementara,  Ketua KPU Jawa Timur, Choirul Anam menjelaskan, dengan adanya audit kinerja ini diharapkan dapat membawa manfaat dan perbaikan buat KPU Kabupaten/Kota terutama yang terkena sampling.

Untuk ke depannya ia berharap KPU Kabupaten/kota menungkatkan pengelolaan administrasi dan mengarsipkan semua dokumen sesuau peraturan yang berlaku. Terlebih lagi bagi KPU yang  melaksanakan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati  tahu 2020 lebih tertib lagi dalam mendokumentasikan semua kegiatan dan arsip-arsip selama pelaksanaan tahapan. “Harapan kami, dengan teknologi saat ini, sangat membantu kita dalam proses pendomuntasian. Teknologi digital merupakan salah satu cara untuk mengarsipkan sehingga lebih mudah    yang harus kita pahami dan tingkatkan,” tegasnya, Rabu (30/10/202 ). Kegiatan ini berlangsung di Kantor KPU Jawa Timur, Jl. Raya Tenggilis No.1-3, Kendangsari, Kec. Tenggilis Mejoyo, Kota SBY, Jawa Timur. (kpugres/achun/vet)

 

 

Rakor Asn

Meningkatkan profesionalisme dan integritas terus dilakukan oleh jajaran KPU. Bertempat di hotel @HOM Gresik, KPU Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat koordinasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkup KPU Kabupaten/Kota se-Jatim. Kegiatan dilaksanakan bergiliran di beberapa kabupaten/kota mengingat jumlah ASNnya relatif banyak.
Acara dibuka oleh Wakil Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim, Gogot Cahyo Baskoro, berharap agar para ASN menerapkan hasil dari kegiatan ini dalam pekerjaan di kantor masing-masing. “Dengan adanya acara orientasi tugas untuk ASN, para pegawai KPU lebih bersemangat lagi dan tahu hal-hal yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan,” tegas Gogot.
Sementara Rochani selaku Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Jatim menegaskan, bahwa ASN harus menegakkan disiplin dan kejujuran. Sebab ASN adalah pemilik KPU yang sesungguhnya. ASN di KPU merupakan aset dan orang-orang di balik layar yang sangat membantu kinerja komisioner dalam pelaksanaan kerja.
“Untuk itu, kami berharap ASN mempunyai etos kerja yang tinggi, mempunyai tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan menghasilkan out put sesuai harapan. Apalagi kita sudah memulai tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati,” tegas Rohani, Selasa (12/11/2019)
Acara berlangsung sehari dan diikuti oleh KPU Gresik, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Jombang, Nganjuk dan Mojokerto. Selain materi dari KPU Jatim juga mendatangkan motivator Future Leader dengan Tema ASN Berkualitas. (kpugres/amel/vet)

 

Pahlawan Tak Hanya yang Angkat Senjata

By Admin on Nov 13, 2019 with 0 Commnets

Hari Pahlawan 2019

Menjadi Pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun, warga negara Indonesia. Aksi-aksi nyata seperti tolong menolong korban musibah, tidak melakukan provokasi yang mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis, tidak merugikan orang lain dan masih banyak lagi.
Itu dikatakan Akhmad Roni, Ketua KPU Gresik dalam Apel Hari Pahlawan 10 November yang diikuti oleh Keluarga Besar KPU Gresik di halaman kantor setempat. Pidato yang mencuplik amanat Menteri Sosial itu juga menyinggung bahwa pahlawan itu tidak hanya yang berjuang mengangkat senjata melawan penjajah saja.
“Bisa menorehkan prestasi di berbagai bidang keahlian kita, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat dan mengharumkan nama bangsa di Internasional, itu juga pahlawan. Termasuk Lembaga KPU ini dapat disebut sebagai pahlawan. Pahlawannya demokrasi,” jelas Roni, Minggu (10/11/2019).
Pada pidatonya itu, Roni juga berpesan agar lembaga KPU harus tetap mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. “Seyogyanya kita mengembangkan inovasi-inovasi. Harapannya, ke depan lembaga ini semakin bermanfaat, baik dan kredibel dalam penyelenggaraan pemilu," tambahnya
Pada apel yang dimulai pukul 08.00 WIB itu, Roni juga mengajak peserta apel untuk mengheningkan cipta secara serentak, tepatnya pada pukul 08.15 WIB. Selain untuk mengenang, juga mendoakan pahlawan yang telah gugur untuk bangsa negara. (kpugres/achun/vet)

 

 

3 tenaga kerja pendukung

Selasa, 5 November 2019, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gresik mempekerjakan 3 Tenaga Kerja Pendukung untuk mengerjakan Pengelolaan Dokumen Pemilu Serentak 2019. Kegiatan tersebut dimulai dengan perkumpulan singkat yang dipimpin Elvita Yulianti selaku Divisi Teknis Penyelenggaraan dan dihadiri oleh Sandara Amelia Atunggal selaku Plt Kasubbag Teknis dan Hupmas, Sukandar selaku Staff Teknis dan Hupmas. Perkumpulan singkat tersebut juga dihadiri ketiga calon Tenaga Kerja Pendukung, Alfian Hamdani, Karina Aprilismah dan Muhammad Alfi Mahsuni. Elvita Yulianti menambahkan “Tugas dari tenaga pekerja pendukung yaitu menata arsip. Selain menata arsip, tenaga pendukung bisa kapan saja membantu Divisi yang lain apabila sedang tidak mengerjakan sesuatu dan harus melalui koordinasi Pimpinan. Selain itu Tenaga Kerja Pendukung  harus disiplin waktu, yaitu masuk sebelum pukul 07.30 dan pulang pukul 16.00, selain itu jam istirahat mulai dari pukul 12.00-01.00, apabila sudah selesai waktu istirahatnya, Tenaga kerja Pendukung harus kembali dan melakukan aktivitasnya kembali.” ungkapnya. (kpugres/achun)

 

Apel Rutin Senin , 3 Point Penting

By Admin on Nov 04, 2019 with 0 Commnets

Apel pagi 14 November 2019Apel setiap hari Senin merupakan apel rutin yang dilaksanakan KPU Kabupaten Gresik. Kali ini apel hari Senin (4 November 2019) dipimpin oleh Sekretaris KPU Kabupaten Gresik yaitu Ahmad Fahruddin. Dalam apel tersebut beliau menyampaikan 3 pesan kepada Komisioner, Kasubag dan Seluruh Staf Sekretariat KPU Kabupaten Gresik. Pertama, Beliau mengucapkan terima kasih kepada Komisioner KPU Kabupaten Gresik beserta jajaran Kasubag dan Staf Seketariat KPU Kabupaten Gresik karena telah membantu tugas selama menjalankan proses Diklat Pimpinan Eselon 3 (tiga) di Yogyakarta.

Kedua beliau menyampaikan tentang pentingnya penataan arsip yang dilakukan kepada setiap Divisi dan Kasubag. Ketiga, mengingat Tahapan Pemilu 2020 sudah dimulai, maka beliau meminta kepada Komisioner dan juga seluruh pegawai KPU Gresik untuk selalu menjaga kesehatan dan tetap menjaga kekompakan untuk semua pegawai KPU Kabupaten Gresik selama tahapan pilkada tahun 2020 berlangsung. (kpugres/karin)

 

 

setor data jkt

 

Dalam rangka menghadapi Pilkada Serentak tahun 2020 mendatang, KPU Gresik diundang KPU RI dalam kegiatan Rapat Rekonsiliasi Data Hibah Pilkada Serentak 2020. Rapat diselenggarakan di hotel Novotel Mangga Dua Square, Jakarta, pada tanggal 29-30 Oktober 2019. Kegiatan ini mengundang 9 Provinsi, 24 Kabupaten , dan 37 Kota sesuai dengan daerah yang melaksanakan pilkada serentak tahun 2020.

Acara dibuka secara resmi oleh Sekjen KPU RI, Arief Rahman Hakim. Dalam kegiatan tersebut ikut mengundang Sekretaris, bendahara, beserta operator keuangan dari masing-masing satker di KPU di seluruh Indonesia. Kasubag Program dan Data, Gelar Pratama, bersama Suyanto mewakili Sekretaris KPU Kabupaten Gresik yang berhalangan hadir.

Acara rapat rekonsiliasi ini diisi dengan kegiatan rekonsiliasi data antara satker di daerah dengan KPU RI sehingga tidak ada narasumber. Satker di tiap-tiap daerah diminta menyetor data terkait anggaran hibah pilkada. Selain itu ada juga pengenalan aplikasi Siramah yang berisi tentang realisasi anggaran dan monitoring hibah.  (kpugres/amel)

 

rpp

Rumah Pintar Pemilu Raden Paku berperan sebagaimana  mestinya, namun saat ini masih dilakukan renovasi di ruangan jalan akses ke Gudang yang sebelumnya bisa melalui RPP menjadi bertambah luas dan tidak ada pembatas, KPU Kabupaten Gresik melakukan perbaikan / renovasi Rumah Pintar Pemilu (RPP) untuk perluasan ruangan.
Dalam pelaksanaan perbaikan Rumah Pintar Pemilu yang diberi nama “Raden Paku” itu melibatkan 3 (tiga) orang yang terdiri dari 2 (dua) orang tukang dan 1 (satu) orang pembantu, perluasan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Raden Paku itu memang harus dilakukan untuk menambah daya tarik pengunjung dan kapasitas ruang Rumah Pintar Pemilu yang ada di KPU Kabupaten Gresik.(kpugres/dar)