WhatsApp Image 2019-09-22 at 11.01.15

Konsolnas yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia dan berlangsung hingga empat hari ke depan. Mulai, 21 – 24 September 2019.
Adapun lokasi Konsolnas 2019 yang mengangkat tema, “Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019 dan Persiapan Penyelenggaraan Pemilihan 2020” dibagi ke dalam 6 (enam) lokasi, dengan pembukaan dilaksanakan di masing-masing divisi.

WhatsApp Image 2019-09-22 at 11.01.14

Dalam sambutannya di Hotel Aston Kartika Jakarta, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partasipasi Masyarakat KPU RI, Wahyu Setiawan menyatakan, Konsolnas 2019 dilaksanakan dalam rangka evaluasi penyelenggaraan Pemilu serentak 2019. Sekaligus, dalam rangka persiapan menuju penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.
“Konsolnas juga bagian dari refleksi atas pencapaian Parmas (Partisipasi Masyarakat) dalam Pemilu 2019. Itu penting, karena juga menjadi bagian dari sejarah,” ujarnya.
Dia menambahkan, tingkat Parmas Pemilu Serentak 2019 meningkat. Cuma, dia berharap jangan jadi euforia, sebaliknya menjadi refleksi atas kinerja yang sudah dilaksanakan.
“Kinerja baik dalam Pemilu 2019 harus tetap terjaga, kalau bisa ditingkatkan dalam Pemilihan 2020 akan datang,” pungkasnya

 

Senam Haornas plus Karak Tempe

By Admin on Sep 09, 2019 with 0 Commnets

senam

Hari Olah Raga Nasional (Haornas) Tahun 2019 ini diperingati KPU Kabupaten Gresik dengan Senam pagi Bersama seluruh pimpinan dan staf KPU Gresik, di halaman kantor KPU Gresik, Jl. Wahidin Sudirohusodo 690 Gresik pukul  08.00 WIB. Senam pagi ini agak berbeda dengan senam pagi rutin yang biasanya dilaksanakan setiap hari Jumat. Kegiatannya dilaksanakan setelah apel.

“Lumayan capek juga karena senamnya lengkap. Gerakan erobiknya lama sekali, terasa sekali kalau bergerak. Ini keringat banyak keluar,” ujar Riskaning, staf Program yang ikut senam, Senin (09/09/2019).

Hal ini diakui oleh Kasubag Keuangan Umum Logistik dan Rumah Tangga, Maksun. Untuk Hari Olah Raga harus beda dengan senam rutin. Baik dari penyajian instruktur yang lebih piawai dan diikuti dengan olah raga ringan.

“Kami memang mendatangkan instruktur khusus, biar terasa greget olah raganya. Kami pesankan agar gerak dan lamanya juga ditambah,” tandas pria dua anak.

Senam Bersama diakhiri dengan sarapan bareng makanan khas Gresik yaitu Karak godo tempe. Menu Karak ini adalah campuran beras yang dikukus dengan ketan hitam . Penyajiannya ditaburi dengan parutan kelapa dan poya. Sedangkan lauknya adalah godo/gimbal tempe. (kpugres/vet)

 

WhatsApp Image 2019-09-09 at 14.51.50KPU Kabupaten Gresik melaksanakan apel Peringatan Hari Olah Raga Nasional (Haornas ) ke-36 Tahun 2019 dengan apel pagi di halaman Kantor KPU Gresik, Jl. Wahidin Sudirohusodo 690 Gresik. Apel ini diikuti oleh pimpinan dan staf KPU Gresik. Dengan Inspektur Apel dipimpin langsung oleh ketuanya, Akhmad Roni.

Dalam pidatonya, Roni membacakan amanat sambutan Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia (Menpora). Dikatakan bahwa pembangunan didalam olah raga tidak hanya jasmani saja, tetapo juga rohani. “Dengan sehat rohani kita berarti telah mendukung kebijakan Bapak Presiden tentang Revolusi Mental, serta SDM unggul Indoensia Maju, “ ujar Roni mantab, Senin (09/09/2019).

Sesuai dengan isi sambutan Menpora. Roni mengajak pegawai di lingkup KPU Gresik untuk secara rutin dan teratur.  Sebab olahraga sudah menjadi kebutuhan hidup dan menjadi gaya hidup.   Permasalahan terbesar saat ini yakni derajat kebugaran masyarakat Indonesia masih rendah. Maka dengan Gerakan Ayo Olahraga diharapkan akan menjawab permasalahan tersebut.

“Dengan kesegaran jasmani yang bagus, dengan kesehatan yang bagus, maka memudahkan lahirnya bibit-bibit yang berpotensi menuju pentas nasional dan dunia di masa selanjutnya,” tambah Roni

Dalam sambutan tersebut, tidak lupa ia memberikan apresiasi kepada para pahlawan olahraga dan peraih penghargaan olahraga, semoga tetap sukses dengan perjuangannya di dalam peningkatan minat masyarakat untuk berolahraga. (kpugres/vet)

 

KPU Jatim Evaluasi Tahapan Pemilu 2019

By Admin on Sep 06, 2019 with 0 Commnets

KPU  Jawa Timur laksanakan rapat evaluasi tahapan pemilu 2019. Kegiatan ini dimaksudkan untuk menghimpun permasalahan - permasalahan yang muncul dalam tahapan pemilu lalu sebagai bahan rapat evaluasi di KPU dan disampaikan kepada KPU RI dengan harapan kedepannya tahapan pemilu kita semakin baik.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Singhasari Resort Kota Batu ini (31/8/2019) di buka langsung oleh ketua KPU Choirul Anam. Dalam sambutannya iya berharap memaksimalkan pertemuan ini dengan sebaik mungkin, mengingat banyak urusan teknis dibawah yang justru menyulitkan penyelenggara pemilu di bawah.

“Banyak tahapan teknis dibawah yang harus di evaluasi karena sangat memberatkan kawan kawan penyelenggara kita dibwah sulit mengerjakan. Misalnya keberadaan form A7 yang harus dikirim H-1 sebelum pemungutan suara, tanda tangan berita acara yang sangat banyak, juga ribetnya proses rekapitulasi dan mekanisme revisi kesalahan penulisan berita acara, baik form C1, DA1, BD1 dst”, ini perlu dikaji dan divealuasi  kembali,'' tegas Anam. (kpugres/yon’s)

 

WhatsApp Image 2019-09-05 at 12.14.00Menciptakan penyelenggaran pemilu yang transparan merupakan cita cita besar KPU gresik dalam mewujudkan pemilu yang beristegritas. Guna memastikan publikasi kepemiluan bias berjalan dengan baik, divisi sosdiklah, parmas dan SDM dorong jajarannya terus lakukan inovasi pemberitaan di website (5/9/2019).
 
Makmun, Divisi Parmas KPU Gresik menyampaikan agar website KPU dimaksimalkan perannya sebagai media publikasi kepemiluan. Masyarakat perlu tahu apa yang dilakukan oleh KPU ketika tidak ada tahapan pemilu seperti sekrang ini.

"Mari kita maksimalkan peran website KPU ini sebaik mungkin untuk kepentingan publikasi kepemiluan, mengingat public juga punya hak untuk mendapatkan informasi tersebut.”
 
Dalam kesempatan ini, Makmun juga menyampaikan terima kasih atas upaya Kasubag Teknis dan Hupmas yang selama ini telah aktif membuat berita untuk kepentingan publikasi. Semoga kedepan kita terus berbenah guna perbaikan penyelenggaran pemilu yang semakin baik. (kpugres/san)

 

KPU Gresik Bahas Anggaran Pilkada 2020

By Admin on Sep 04, 2019 with 0 Commnets

PHOTO-2019-09-03-15-39-54_1Yang ditunggu tunggu KPU Gresik telah muncul, yakni payung hukum Pilkada Serentak khususnya yang berkaitan dengan tahapan, yaitu Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

Selasa, 3 September 2019 Pukul 09.00 WIB KPU Gresik laksanakan rapat pleno membahas tentang anggaran Pilkada Serentak Tahun 2020. Rapat penyusunan rancangan anggaran sudah dilaksanakan berkali-kali, namun karena menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Anggaran KPU dengan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Indonesia Gelombang III yang diselenggarakan di Yogyakarta pada 23-25 Agustus 2019.

Akhmad Roni, Ketua KPU dalam rapat menyampaikan tentang garis besar tujuan rapat. Dalam ketentuan Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 menjadwalkan masa kerja PPK selama 10 bulan (1 Februari 2020 s.d. 23 November 2020) dan PPS 8 bulan (23 Maret 2020 s.d. 23 November 2020). Namun dalam RAB, KPU Gresik hanya menganggarkan  8 delapan bulan, sehingga harus disesuaikan regulasi.

Disamping itu KPU RI juga menyarankan untuk menganggarkan santuan penyelenggara pemilu, apabila tertimpah musibah saat bertugas.

Dalam rapat pleno ini juga membahas tentang penyusunan draft Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk dikoordinasikan dengan KPU Jawa Timur, Kantor Kesbang dan Bagian Hukum Pemerintah Kabupaten Gresik. Karena berpedoman Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2019 bahwa penandatanganan NPHD harus dilaksanakan pada tanggal 1 Oktober 2019. (kpugres/yono)

 

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman SDM Sekretariat KPU Gresik, Sekretaris melakukan pembinaan secara berkala kepada jajaran sekretariat (4/9/2019).

rapat staf

Dalam pembinaan tersebut, Sekretaris menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan upaya evaluasi kinerja selama tahapan pemilu 2019, dan menggali potensi-potensi untuk bekal meningkatkan keberhasilan yang diaktualisasikan dalam tahapan Pilkada Serentak 2020.

“Agenda ini akan terus saya lakukan guna terus meningkatkan kapasitas kita secara kelembagaan, mengevaluasi yang sudah kita lakukan dan merencanakan yang akan kita laksanakan, sehingga dalam pelaksanakan pemilu maupun pemilihan yang akan dating, kita semakin siap,” terang Fahruddin.

Dalam arahannya juga Fahruddin juga mengingatkan agar bekerja secara disiplin dan berintegritas, disamping itu dukungan IT sangat dibutuhkan mengingat pelaksanaan pemilu kita hamper seluruhnya menggunakan aplikasi, contohnya dalam urusan pemilih ada aplikasi SIDALIH, urusan pencalonan aplikasi SILON, urusan Parmas aplikasi SIPARMAS, urusan Kampanye ada SIKAM, penataan Dapil aplikasi SIDAPIL, PAW anggota DPRD aplikasi SIMPAW, Penghitungan ada SITUNG, Pendaftaran Parpol aplikasi SIPOL, Dana kampanye aplikasi SIDAKAM dan masih banyak aplikasi lagi yang bersifat rutin adminstrasi seperti SILOG, SIMAK BMN, SAI, SAS, dan lain-lain.

“Ini merupakan tantangan kita bersama bahwa kita harus terus meningkatkan kapasitas,” tandas Fahruddin. (kpugres/san)

 

PHOTO-2019-09-03-15-40-11KPU Gresik secara rutin melaksanakan kegiatan apel pagi tiap Hari Senin. Apel Pagi awal Bulan 2 September 2019 sebagai inspektor apel adalah Akhmad Roni Ketua KPU Gresik, dalam amanatnya menyampaikan bahwa kita harus bekerja dengan teliti dan cermat, karena kesalahan sekecil apapun akan menimbulkan ketidak percayaan publik, bahkan bisa-bisa menimbulkan permasalahan yang serius.

KPU RI telah mengingatkan agar KPU Kabupaten/Kota segera menyusun laporan kegitan tahapan Pemilu mulai Tahun 2017 sampai 2019 dan dikirm ke KPU melalui KPU Provinsi. Pengucapan Sumpah Jabatan Presiden akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2019 dan Anggota DPRD Gresik juga telah dilantik 23 Agustus 2019 dan batas waktu sewa Gudang yang akan berakhir Tahun 2019 sehingga kita harus menyiapkan kegiatan pengelolaan Gudang dan lelang logistik Pemilu, karena itu dukungan teman komisioner dan sekretariat agar membantu kelancaran proses dimaksud.

Disamping itu Roni juga mengingatkan agar kita bekerja secara kompak dan bahagia, karena dengan kerja Bahagia semua beban kerja yang kita kerjakan, bahkan yang berat akan terasa ringan bila dilaksanakan dengan senang dan  sepenuh hati.

Selanjutnya mari kita jaga kesehatan,  agar kita tetap fit dan semangat dalam bekerja terutama menyangsong tahapan awal Pilkada serentak 2020 yang dimulai pada 1 November 2019 sebagaimana ketentuan Peraturan KPU Nomor 15 tahun 2019 tentang Tahapan. (kpugres/yon’s)

 

 

fgd

KPU Gresik laksanakan Rapat Evaluasi Pencalonan pemilu 2019. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat kembali efektifitas pencalonan pemilu yang baru saja usai. KPU sangat berharap melalui kegiatan ini mendapatkan masukkan dari stakeholder pemilu terkait sehingga dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang akan dating kita bisa terus berbenah menuju dengan harapan pemilu kita semakin lama semakin baik.

Kegiatan digelar di di hotel @HOM GKB, Gresik pada tanggal 28 Agustus 2019. Turut hadir dalam acara ini Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Timur Insan Qoriawan.  Dalam sambutannya insan menyampaikan evaluasi tentang adanya batas minimal 30% perempuan dan aturan zipper system.
‘’Di tiap tiga calon harus ada satu perempuan dan berlaku zipper system,’’ ungkap Insan.

 Menurut Insan, syarat ini dinilai berat oleh partai politik sehingga di beberapa daerah banyak yang tidak terpenuhi syarat 30% perempuan ini.

Rapat berjalan relative hidup dengan dengan konsep FGD (Focus Group Discussion) sehingga semua pihak diberikan waktu seluas luasnya untuk menyampaikan keluh kesahnya terkit pelaksanaan pencalonan pemilu kemaren. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Gresik, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Dinas Pendidikan, Rumah Sakit, Polres, Kodim, perwakilan Universitas, tokoh masyarakat, Ketua Partai Politik, serta LO masing-masing partai politik. (kpugres/amel)

 

IMG-20190902-WA0005

KPU Gresik mengundang Bawaslu dan polisi untuk menyaksikan pengelolaan Gudang logistik Pemilu 2019 (2/9/2019). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan perintah KPU RI yang termaktub dalam Surat KPU Nomor 727/PP.10.5-SD/07/SJ/VI/2019.

Kegiatan yang dilakukan di Gudang Jalan Mayjen Sungkono Kebomas Gresik itu dihadiri Akhmad Roni selaku Ketua KPU, Maslukhin Bawaslu, dan Kabag Op Kompol Harna, serta Fahruddin sekretaris KPU.

Dalam sambutanya Fahruddin menyampaikan bahwa kegiatan Pengelolaan Gudang Logistik ini sesuai dengan perintah KPU RI mengingat  masa sewa gudang KPU Gresik akan berakhir Bulan Desember 2019. Disisi lain masa aktif surat suara pemilu 2019 adalah satu bulan setelah pelantikan Presiden tanggal 20 Oktober 2019 sehingga masih cukup waktu untuk pengelolaan Gudang logistik ini.

“kita segera lakukan pengelolaan logistik pemilu tahun 2019, sebagai persiapan KPU Gresik termasuk yang menyelenggarakan pilkada serentak tahun 2020 yang akan dating, tepatnya tanggal 23 September 2020,'' tegas Fahruddin.  (kpugres/yon’s)