Setelah dua hari pendaftaran Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Gresik dibuka, akhirnya muncul tiga paslon yang resmi daftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa kemarin (28/7). Ketiganya mendatangi kantor yang berlokasi di jln. dr. Wahidin Sudirohusodo, secara bergantian.

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, yang resmi mendaftar antara lain pasangan Dr.H. Husnul Khuluq, Drs., M.M. dan Drs. Ach. Rubaie, S.H., M.H. Kemudian duet Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, S.T., M.Si. dan Drs. H. Moh. Qosim, M.Si, serta Ahmad Nurhamim, S.Pi, M.Si. dan Junaidi, S.T. Pasangan dengan tagline 'Berkah' (Bersama Husnul Khuluq dan Achmad Ruba'ie), telah datang lebih dulu ke KPU. Rombongan dengan iring-iringan kendaraan dari para pendukungnya itu, tiba sekitar pukul 09.30 wib.

 

Mengawali pertemuan antara KPU Kabupaten Gresik dengan Jajaran seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setelah lebaran, penyelenggara pemilu ini mengadakan Halal Bi Halal sekaligus sosialisasi tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik Tahun 2015. Kegiatan yang didesain sedehana tetapi hikmad ini berlangsung di halaman belakang Kantor KPU Kab Gresik pada hari kamis (23/7) Tujuannya selain silaturahmi juga untuk mensolidkan lagi guna persiapan tahapan Pilkada serentak yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 nanti. Chairuz Zimam, salah satu komisioner KPU Kabupaten Gresik mewakili ketua KPU Kab. Gresik dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir batin kepada PPK dan staf KPU setempat. "Karena Bang Roni (Akhmad Roni-Red), menghadiri undangan DPRD maka saya atas nama komisioner mengucapkan ja’alanallahu wa iyyakum minal a’idina wal faizin (semoga Allah menjadikan kami dan anda sekalian dari orang-orang yang kembali dan menang, red), mohon maaf lahir batin," katanya. Ia menjelaskan, paska menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan Jajaran PPK harus bisa lebih giat dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai pelayan, atau penyelenggara pemilu. Karena semua itu demi kesuksesan pilkada di Kabupaten Gresik. "Kalau dalam urusan ibadah kita harus patuh kepada Allah dengan menjalankan semua perintah dan menjauhi larangannya, maka di pemilu ini kalian sebagai PPK juga harus patuh terhadap semua tahapan penyelenggara," harapnya, yang kemudian disusul dengan aplaus dari para undangan. Sedangkan Ketiga komisioner yang lain, memanfaatkan ajang ini sebagai pengingatkan kembali (review) akan tupoksi dan tugas dan kewajiban secara teknis. Salah satunya, kegiatan yang tengah proses yaitu pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Penjelasan Peraturan Menteri Dalam Negeri no. 51 tahun 2015 yang menjadikan masa jabatan PPK disesuaikan tahapan dan persiapan pendaftaran calon. “Kita berharap agar KPU Kabupaten Gresik menerima pendaftaran bakal calon bupati dan wakilnya minimal 2 paslon. Jika tidak, masa kerja PPK akan berhenti hanya sampai Bulan Agustus saja, dan pilbup/wabup akan mundur pada tahun 2017“, jelas Elvita Yuliati, anggota KPU Divisi Perencanaan, Keuangan dan Logistik. Sementara Makmun dalam paparannya menjelaskan pentingnya sosialisasi tahapan Pemilihan kepada masyarakat. “Tidak harus berbasis biaya, kita dapat bergabung pada acara karang taruna, pengajian, PKK dan yang lain,” jelasnya. (ist/vet/kpugres)

 

Mengawali pertemuan antara KPU Kabupaten Gresik dengan Jajaran seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) setelah lebaran, penyelenggara pemilu ini mengadakan Halal Bi Halal sekaligus sosialisasi tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik Tahun 2015. Kegiatan yang didesain sedehana tetapi hikmad ini berlangsung di halaman belakang Kantor KPU Kab Gresik pada hari kamis (23/7) Tujuannya selain silaturahmi juga untuk mensolidkan lagi guna persiapan tahapan Pilkada serentak yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2015 nanti. Chairuz Zimam, salah satu komisioner KPU Kabupaten Gresik mewakili ketua KPU Kab. Gresik dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf lahir batin kepada PPK dan staf KPU setempat. "Karena Bang Roni (Akhmad Roni-Red), menghadiri undangan DPRD maka saya atas nama komisioner mengucapkan ja’alanallahu wa iyyakum minal a’idina wal faizin (semoga Allah menjadikan kami dan anda sekalian dari orang-orang yang kembali dan menang, red), mohon maaf lahir batin," katanya. Ia menjelaskan, paska menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan Jajaran PPK harus bisa lebih giat dalam menjalankan tugas-tugasnya sebagai pelayan, atau penyelenggara pemilu. Karena semua itu demi kesuksesan pilkada di Kabupaten Gresik. "Kalau dalam urusan ibadah kita harus patuh kepada Allah dengan menjalankan semua perintah dan menjauhi larangannya, maka di pemilu ini kalian sebagai PPK juga harus patuh terhadap semua tahapan penyelenggara," harapnya, yang kemudian disusul dengan aplaus dari para undangan. Sedangkan Ketiga komisioner yang lain, memanfaatkan ajang ini sebagai pengingatkan kembali (review) akan tupoksi dan tugas dan kewajiban secara teknis. Salah satunya, kegiatan yang tengah proses yaitu pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih. Penjelasan Peraturan Menteri Dalam Negeri no. 51 tahun 2015 yang menjadikan masa jabatan PPK disesuaikan tahapan dan persiapan pendaftaran calon. “Kita berharap agar KPU Kabupaten Gresik menerima pendaftaran bakal calon bupati dan wakilnya minimal 2 paslon. Jika tidak, masa kerja PPK akan berhenti hanya sampai Bulan Agustus saja, dan pilbup/wabup akan mundur pada tahun 2017“, jelas Elvita Yuliati, anggota KPU Divisi Perencanaan, Keuangan dan Logistik. Sementara Makmun dalam paparannya menjelaskan pentingnya sosialisasi tahapan Pemilihan kepada masyarakat. “Tidak harus berbasis biaya, kita dapat bergabung pada acara karang taruna, pengajian, PKK dan yang lain,” jelasnya. (ist/vet/kpugres)

 

 

Sejak 28 Mei lalu, KPU Kabupaten Gresik menggelar Lomba Cipta Maskot dalam rangka Pemilihan Bupati dan wakil Bupati Gresik tahun 2015. Sebanyak 14 (empat belas) orang peserta telah mendaftarkan hasil karyanya, yang dapat diakses disini. Setalah dilakukan penilaian oleh ketiga dewan Juri yang terdiri dari Cak inoeng (seniman Gresik) dan ibu Sri Wahyuni, S.Ag (seniman Gresik) serta Makmun, S.Th.I. (anggota KPU) pada tanggal 10 Juni kemarin, munculnya satu orang pemenang yaitu AKHMAD YONI RISAL, S.Pd. yang menamai maskotnya dengan julukan "CAK IBAN". 

 

pelantikan-1

Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Gresik sebanyak 90 orang dari 18 Kecamatan dilantik secara resmi oleh Ketua KPU Kab Gresik, Akhmad Roni di Gedung Putri Mijil pada hari Rabu, 13 Mei 2015 pukul 09.00 WIB. Hadir pada acara ini Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Jajaran Muspida, Ketua DPRD, Panwaslih, Wakil dari Partai Politik, para Camat dan perwakilan dari Instansi terkait di Kabupaten Gresik.>

 

Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Gresik hadir di kantor KPU Kab Gresik untuk melakukan koordinasi terkait kepengawasan tahapan Pemilihan yang sedang berjalan. Ketiga Panwaslih tersebut adalah M. Faizin, Hariyanto dan Ulul. Mereka ditemui oleh semua komisioner KPU Kabupaten Gresik.

kunjungan-panwas

 

Hari pertama tahapan wawancara untuk seleksi anggota PPK menghadirkan peserta dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Duduk Sampeyan, Menganti dan Gresik. Acara yang dimulai pada pukul 08.30 hingga pukul 21.00 berlangsung lancar. tes-komputer

Selain mereka mendapatkan pertanyaan seputar kepemiluan diantaranya tugas dan wewenang  PPK, syarat dukungan calon, pemungutan suara, penghitungan suara dan rekap suara, juga terkait dengan pribadi peserta seleksi diantaranya independensi peserta, kesanggupan bekerja dan fokus dalam penyelenggaraan pemilihan di tingkat kecamatan.

 

Tahapan seleksi tes tulis untuk calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berlangsung lancar.  Dari 269 orang yang lolos seleksi administrasi, 14 orang tidak mengikuti tahapan ini. Sebagian besar adalah mantan anggota PPK yang sudah pernah 2 kali periode.

Kegiatan yang berlangsung di aula Pemkab Gresik tersebut juga bersamaan dengan kegiatan serupa di Pulau Bawean. Hal ini dilakukan agar KPU Kabupaten Gresik tidak menyalahi aturan. Menurut ketua KPU Kabupaten Gresik Akhmad Roni, peserta calon PPK tersebut tidak datang ke Gresik daratan, tetapi Komisioner KPU Kabupaten Gresik yang  hadir ke Pulau Bawean.

 

Lima komisioner KPU Kab. Gresik berjibaku dengan lembaran jawaban soal para peserta tes tulis calon PPK. Semua lembaran jawaban termasuk dari Bawean dinilai secara bersamaan. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 – 15.00 itu akhirnya tuntas.  Selanjutnya hasil penilaian diserahkan kepada sekretariat KPU Kab. Gresik untuk diumumkan lewat web site milik KPU Kab. Gresik.

“Kami rangking berdasarkan nilai tes tulis mereka, tetapi pada pengumuman nama-nama yang lolos maju ke jenjang wawancara berdasarkan abjad,” jelas Roni, ketua KPU Kab. Gresik, Senin (4/5/2019). 

Sebenarnya dari setiap kecamatan, disaring menjadi 10 orang untuk mengikuti tahap wawancara. Tetapi ada beberapa kecamatan yang pendaftar tidak sampai 10 orang. Sehingga mereka langsung lolos.

Pada tahap ini, kelolosan masih difokuskan pada nilai tes tulis peserta. Terkait ada peserta yang sudah menjabat 2 kali periode PPK dan nilainya bagus, ia masih bisa lolos ke tahapan wawancara. Karena dalam peraturan KPU no 3/2015, klarifikasi rekap jejak ada pada saat wawancara.

Tes wawancara akan dilakukan pada hari Rabu hingga Jumat tanggal 6 – 8 Mei 2015 di kantor KPU Kabupaten Gresik.[] (kpugres/vet)