Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik terus gencar melakukan kegiatan sosialisasi dalam rangka Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun, pada tanggal 27 Juni 2018 mendatang, terutama bagi pemilih pemula. Kegiatan sosialisasi ini diperuntukkan bagi pemilih pemula yang nanti pada saat pemungutan suara sudah berumur 17 tahun. Sementara siswa SMA kelas XII yang rata-rata  berusia 17 tahun, nantinya akan diikutkan dalam proses demokrasi terutama kesadaran dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu.

Salah satu komisioner KPU Kabupaten Gresik, Akhmad Roni, menyampaikan kepada siswa-siswi peserta sosialisasi bahwa KPU Gresik sebagai Penyelenggara Pemilu di Kabupaten Gresik berkeinginan untuk meningkatkan pengetahuan, pendidikan, dan kesadaran berdemokrasi di kalangan siswa dan siswi yang ada di Kabupaten Gresik.

“KPU berkewajiban memberikan pemahaman kepada pemilih pemula, bagaimana pentingnya pemilu, bagaimana pentingnya memilih, karena pemilih dan pemilu itu hasilnya akan bersentuhan Lang sung dengan kehidupan kita”, imbuh Roni, Jumat (13/04/2018)

Ia juga mengingatkan agar pemilih pemula wajib melakukan perekaman e-KTP agar tercatat dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Pilgub Jatim 2018. Jika tidak, para pemilih pemula yang sudah berusia 17 tahun dipastikan tidak akan bisa menggunakan hak pilihnya pada Pigub Jatim 2018 meski telah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Turut hadir memandu jalannya sosialisasi, Ida Solichatun Nisa.  Ia  menunjukkan video debat  terbuka yang pelaksanaannya telah dilaksanakan pada tanggal 10 April 2018 lalu, disertai dengan beberapa penjelasan mekanisme seputar teknis pemilu.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala SMA Negeri 1 Gresik, Suswanto memberikan apresiasi kepada anak didik siswa-siswi yang memberikan pertanyaan, juga berterimakasih kepada KPU Gresik terkait sosialisasi pemilu di Sekolah tersebut. Kemudian acara diakhiri dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. (kpugres/Yayan/vet)

 

PPK Manyar Gelar Nobar Debat

By Admin on Apr 10, 2018 with 0 Commnets

Nobar PPK GresikPanitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Manyar menyelenggarakan nonton bareng (Nobar) Debat Publik Pertama Cagub dan Cawagub Jawa Timur Tahun 2018.  Nobar diikuti oleh seluruh anggota PPK, Panwascam, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPS) serta sekretaris PPS.  Tempt kegiatannya di Pendopo Kecamatan Manyar, Selasa (10/4/2018).

Nobar Debat Publik Pasangan Calon (Ppaslon) Pilgub Jatim Tahun 2018 dilaksanakan dalam rangka upaya pengenalan  visi dan misi dan programnya kepada masyarakat.  Sehingga masyarakat tidak salah untuk menjatuhkan pilihannya atau mencoblos sesuai dengan apa yang telah mereka lihat dan mereka amati dari pelaksanaan debat publik tersebut.

Hartono, Ketua PPK Manyar sangat mengapresiasi atas terlaksananya Nobar Debat Publik Pertama Pilgub Jatim yang dilaksanakan oleh Divisi SDM dan Partispasi Masyarakat PPK Manyar, karena hal ini merupakan bentuk pendidikan bagi pemilih dan partisipasi masyarakat.

“Saya melihat kawan-kawan antusias, bisa berdiskusi terkait  Pilgub dengan sesama teman PPS.  Kami sangat senang dengan adanya Nobar ini. Ke depan kami berencana akan melaksanakan kegiatan serupa dengan mendatangkan penonton lebih banyak  lagi,” ujar Hartono (kpugres/ali/vet)

 

Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tlogopojok Kecamatan Gresik menggelar Nonton Bareng (Nobar) Debat Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Bertempat di Kelurahan Tlogopojok, semua Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan RT–RW se-Kelurahan Tlogopojok serius dan fokus menyaksikan kedua kandidat berargumentasi, Selasa (10/4/2018) malam. Tidak jarang mereka berkomentar ketika salah satu kandidat memberikan pertanyaan atau jawaban.

Sekretaris Kelurahan Tlogopojok, Elis Fitriyani mewakili Muhammad Iqbal, Lurah Tlogopojok mengatakan, pihaknya  memberikan  dukungan penuh kepada seluruh jajaran aparat Kelurahan dan Staf Tlogopojok terkait event Pilkada Tahun 2018.

“Kami mendukung secara penuh, baik komitmen netralitas maupun fasilitas yang dibutuhkan penyelenggara pemilihan. Kami ingin perhelatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur berjalan optimal dan sukses,” ungkap Elis.

Sementara Etty Sofana, ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Tlogopojok, menandaskan bahwa selain melaksanakan nobar di kelurahan, juga mengumumkan kepada warga melalui group Whatsapp, agar warga juga menonton tayangan debat kandidiat di televisi masing-masing.

“Ada group RT-RT, PKK, Karang Taruna, BKM, FKPM, LKMK dan group warga lainnya yang kami kirimi pemberitahuan dan ajakan untuk menonton tayangan debat kandidat,” ujar ibu dua puteri ini.

Ketua PPK Gresik, Baihaqi mengatakan bahwa warga masyarakat harus tahu visi dan misi pasangan calon, dan salah satu caranya adalah dengan melihat Debat Kandidat di televisi tersebut. “Sehingga nantinya pemilih tidak salah memilih dan cerdas dalam menentukan pilihannya,” ujarnya.  

Acara yang ditayangkan oleh stasiun televisi swasta itu berlangsung di Gedung Dyandra, Jalan Basuki Rahmad  Surabaya. (kpugres/team/vet)

 

Jumlah partisipasi pemilih akan terlihat saat hari pemungutan suara. Guna meningkatkan partisipasi pemilih tersebut, KPU Gresik terus melakukan sosialisasi.  Diantaranya ke sekolah-sekolah  dan lembaga yang lain.  Terkait  kegiatan sosialisasi ini, Divisi SDM dan Parmas mengundang rapat  koordinasi, yang   dihadiri oleh Perwakilan dari Sekolah, Kampus, organisasi kepemudaan dan Perwakilan dari Rumah Tahanan.

Pada acara ini, Ketua KPU Gresik, Ahmad Roni, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya pemilih pemula, akan pentingnya Pilgub Jatim tahun 2018.

“Salah satu  tujuan sosialisasi ini, untuk mendongkrak partisipasi pemilih pemula, mengenal pasangan calon, dan memastikan suara sah hingga bagaimana menjadi pemilih yang cerdas itu,” ujar Roni

Selanjutnya, Makmun, Anggota KPU Gresik Divisi SDM dan Parmas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wadah upaya KPU untuk mengedukasi masyarakat. Target oleh KPU RI dalam pelaksanaan Pilgub Jatim 2018 partisipasi masyarakat  sebesar 77.5 prosen.

“Untuk itu melalui pola pendekatan organisasi kepemudaan, safari ke sekolah dan kampus, beserta rumah tahanan, kita berharap target pemilih untuk melakukan pencoblosan bisa tercapai,” imbuhnya. 

Dari hasil pertemuan rakor ini, KPU Gresik berharap agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar.  Lembaga  dapat bekerjasama dan berkoordinasi di internalnya terkait  dengan jadwal, tempat dan nara sumber yang berasal dari  lembaga setempat. Sementara dari KPU juga ada nara sumber yang akan memberikan paparannya. (kpugres/yayan/vet)

 

KPU Gresik Bagikan Poster dan Pamflet

By Admin on Apr 03, 2018 with 0 Commnets

Bahan Sosialisasi (BS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 siap didistribusikan ke penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan dan desa. Bahan sosialisasi itu berupa poster dan pamflet  dengan berbagai tema. BS tersebut didistribusikan pada hari Senin (02/04/2018). BS yang siap dibagikan itu  sejumlah 11.220 lembar yang terdiri dari poster berjumlah 3.740 lembar dan pamflet sebanyak 7.480. Tema poster tersebut diantaranya adalah KENALI CALONNYA, TENTUKAN PILIHAN ANDA, WARGA JATIM AYO NYOBLOS  dengan gambar Pasangan Calon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak, Juga gambar Pasangan Calon nomor urut 2, Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno.

Tema poster kedua berjudul MARI BERKOMITMEN UNTUK MELAKSANAKAN KAMPANYE DAMAI #PASTIKAN ANDA TERDAFTAR SEBAGAI PEMILIH. Untuk tema poster ketiga berjudul  AYO SUKSESKAN PILGUB JATIM RABU 27 JUNI 2018.

Selain poster, terdapat pamflet terdiri dari tiga tema, pertama bertuliskan PILIH DENGAN BENAR AGAR TIDAK MENYESAL KEMUDIAN, SUKSESKAN PILGUB JATIM RABU 27 JUNI 2018, yang kedua PILGUB JATIM GUYUB RUKUN, AYO…. datang langsung ke TPS, PILIH SESUAI KEINGINAN ANDA, WARGA JAWA TIMUR AYO NYOBLOS RABU, 27 JUNI 2018, dan pamlet ketiga berbunyi PEDULI PILKADA PEDULI MASA DEPAN BANGSA.

“Bahan sosialisasi berupa pamflet dan poster ini bertujuan untuk memberikan informasi seputar pelaksanaan Pilgub JJatim 2018 dan diharapkan tingkat partisipasi masyarakat maksimal dalam keikutsertaan mensukseskan pilgub jatim 2018 tanggal 27 Juni 2018 nanti,” ujar Makmun, Anggota KPU Gresik, Divisi SDM dan Parmas.

Pelaksanaan penempelan diinstruksikan untuk dimulai sejak bahan sosialisasi diterima sampai tanggal 23 Juni 2018. Tujuannya agar informasi terkat Pilgub Jatim Tahun 2018 lebih cepat sampai dan diingat oleh masyarakat.

“Untuk itu, penempelan harus di tempat yang strategis dan mudah dilihat oleh masyarakat,” tegas Makmun. (kpugres/yayan/vet)

 

 

 

Gresik,- Kamis (14/12) dalam rangka verifikasi faktual partai politik peserta pemilu tahun 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik menggelar bimbingan teknis tenaga verifikator lapangan di Rumah Makan Handayani Gresik. Kegiatan yang berlangsung sejak jam 10.00 wib ini dihadiri oleh seluruh Kasubag dan anggota sekretariat KPU Kabupaten Gresik. “Tujuan dari kegiatan ini agar kita paham bagaimana cara dan sikap dalam melakukan verifikasi faktual” Ujar Chairuz Zimam, divisi hukum dan pengawasan KPU Gresik.

IMG_2853 Dalam menyampaikan materi, Zimam menjelaskan tujuan verifikasi faktual agar partai dianggap sah sesuai dengan UU pasal 34 ayat 2 tentang jumlah susunan kepengurusan, keterwakilan perempuan 30%, dan kepastian adanya kantor sampai akhir tahapan pemilu tahun 2019, yakni 20 Oktober 2019.

Selain itu, Zimam juga menjelaskan bahwa keanggotaan partai politik di Kabupaten Gresik minimal 1000, dan diverfikasi oleh KPU Gresik tanpa sepengetahuan pengurus partai. (kpugres/nia)

 

pelantikan ppk1Ketua KPU Kabupaten Gresik Achmad Roni melantik dan mengambil sumpah/janji Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Gresik dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018, Kamis (23/11/2017) di Aula Hotel Pesonna Gresik. Dalam pelantikan, Roni mengingatkan bahwa sumpah yang akan diambil angggota PPK  ini mengandung tanggung jawab terhadap bangsa dan negara, tanggung jawab menyelamatkan Pancasila dan UUD 1945 serta kesejahteraan rakyat Indonesia. Terpenting lagi  adalah tanggung jawab kepada Allah SWT karena manusia hanya mengetahui apa yang nampak dari ucapan dan perbuatan saja. pelantikan ppk2Tuhan Allah mengetahui apa yang nampak dan apa yang tersembunyi. Untuk itu 90 PPK yang dilantik ini harus menjunjung tinggi profesionalitas dan keadilan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil  Gubernur Jatim 2018. “Mulai hari ini anda resmi menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan se-Kabupaten Gresik, mungkin Panwas, Pejabat dan manusia tidak mengawasi tetapi Tuhan Yang Maha Esa selalu mengawasi kita, “ ujar Roni setelah pelantikan. 

Selanjutnya salah satu perwakilan PPK membacakan pakta integritas yang isinya antara lain agar berperan secara proaktif dalam pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. Menjaga integritas, Transparansi dan menjaga netralitas terhadap Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018. Tidak meminta atau menerima pemberian secara langsung berupa suap, uang, hadiah atau bentuk lain yang sesuai dengan keetentuan yang berlaku. Menghindari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas.“Jika saya melanggar hal-hal yang termaktub dalam Pakta Integritas maka akan siap menghadapi konsekuensi,  “ ujar PPK menirukan perwakilan membacakan Pakta Integritas.

Sedangkan masa tugas anggota PPK adalah sejak pelantikan sampai dua bulan setelah pelaksanan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Tahun 2018.

IMG_2161Turut menyaksikan pelantikan ini Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim beserta seluruh camat se- Kabupaten Gresik, POLRES, KODIM dan utusan Partai Politik di Kabupaten Gresik.

Dalam sambutan Wabup Gresik, Mohammad Qosim berharap kegiatan pemilihan ini lancar dan sukses. Beliau yakin, di pundak penyelenggara pemilu termasuk PPK di Gresik, semua tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dapat dilaksanakan dengan baik. ‘’Beban itu berada di pundak saudara sebagai anggota Panitia pemilihan Kecamatan. Karena anda yang terpilih dari sekian banyak pelamar, maka saudara dianggap KPU Gresik adalah yang terbaik. Semoga pengabdian saudara membawa berkah dunia akhirat, “ tandas Qosim.

Acara diakhiri dengan doa untuk kesuksesan Pilgub-Wagub Tahun 2018 dan untuk keamanan, keselamatan dan kemakmuran Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta keselamatan kaum muslimin baik di dunia maupun akhirat. (kpugres/Kho/Vet)

 

Usai Dilantik, PPK Langsung Bimtek

By Admin on Nov 23, 2017 with 0 Commnets

Usai Pelantikan PPK untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018, KPU Gresik langsung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di Hotel Pesonna, Jalan Panglima Sudirman Gresik. Bimtek ini sekaligus pembekalan awal untuk PPK dalam persiapan melaksanakan tahapan Pilgub 2018. Sebagai nara sumber, 5 komisioner KPU Gresik dan sekretaris untuk memberikan pengantar sekaligus sedikit pengarahan agar PPK terpilih mempunyai bekal. Sebab sebagian besar anggota PPK terpilih adalah wajah baru, dalam arti mereka belum pernah masuk dalam penyelenggara pemilu/pemilihan.

“Kami berharap PPK terpilih segera beradaptasi dan mempelajari undang-undang terkait pemiihan dan peraturan (KPU). Terutama PPK yang baru.  Sedangkan PPK lama yang terpilih kembali  juga harus mempelajari lagi, karena ada beberapa aturan yang berbeda dengan pemilihan sebelumnya,” kata Ahmad Roni, mengawali pembekalan.

Ia menambahkan, sebagai penyelenggara pemilihan dan pemilu, wajib memahami prinsip-prinsip integritas. Antara lain jujur dalam arti menyampaikan seluruh informasi sesuai fakta, mandiri yaitu bebas dan menolak campur tangan/pengaruh siapapun. Kemudian adil yang berarti menempatkan sesuai hak dan kewajiban dan memberikan perlakuan yang setara serta akuntabel dalam melaksanakan seluruh tugas dengan penuh tanggung jawab.

Pada sesi selanjutnya secara bergantian, Komisioner KPU Kabupaten Malang juga sampaikan paparan materinya. Ketua KPU dan Divisi SDM dan Parmas Santoko menyampaikan tema Sosialisasi Pemilihan, Pendidikan Pemilih dan Parmas, Taufik Divisi Keuangan, Umum dan Logistik menyampaikan tata kelola logistik Pemilihan dan Divisi Perencanaan dan Data Sofi Rahma Dewi yang menyampaikan materi seputar tata kelola data dalam Pemilihan (kpugres/vet)

 

Badan Adhoc dan TPS Pilgub Jatim 2018

By Admin on Nov 13, 2017 with 0 Commnets

Pada Pemilihan Gubenur/Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur pada tanggal 27 Juni 2018, ada 68.084 buah Tempat Pemungutan Suara (TPS).  Lokasi pemungutan suara itu tersebar di 38 Kabupaten/Kota Se-Jawa Timur. TPS tersebut akan digawangi oleh Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) sejumlah 476.588 orang.

Menurut Choirul Anam, Anggota KPU Jawa Timur Divisi Perencanaan dan Data, Jumlah tersebut berasal dari 666 Kecamatan dan 8.497 Desa di Jawa Timur. Dengan demikian jumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) berjumlah 3.300, karena setiap kecamatan ada 5 anggota PPK.

“Sedangkan di tingkat desa, Panitia Pemungutan Suara (PPS) ada 25.491.  Sebab di tingkat PPS ada 3 orang yang nantinya akan memilih 68.084 di setiap masing-masing TPS,” kata Anam, ketika memberikan materi Bimbingan Teknis kepada anggota KPU Kabupaten/Kota Divisi Perencanaan data di Pasuruan tanggal 13-14 November 2017. (kpugres/vet)

 

Pentingnya Sidalih

By Admin on Nov 13, 2017 with 0 Commnets

Pada pelaksanaan Bimbingan Teknis Tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Senin (13/11/2017) di Harris Hotel & Conventions Malang, Choirul Anam Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Jawa Timur mempaparkan pentingnya Data Pemilih.

“Data pemilih adalah isntrumen penting dari unsur pelaksaaan Pemilu dan merupakan core bisnis utama KPU dan merupakan salah satu tahapan yang sangat kompleks, memakan waktu dan berbiaya mahal serta melibatkan banyak personel dengan proses yang panjang,” kata Choirul Anam membuka paparan materinya.

Ia menambahkan, Data Pemilih adalah sarana untuk melayani pemilih dalam menggunakan hak konstitusionalnya, juga sebagai acuan jumlah data pengadaan logistik hingga sebagai instrumen opotimalisasi sosialisasi bagi PPDP.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh komisioner dan Sekretaris KPU Se-Jawa Timur. Termasuk dari KPU Kabupaten Gresik (kpugres/vet)