SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                              SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                         SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK 

 

 

Pencairan dana santunan penyelenggara Pemilu yang meninggal dalam menjalankan tugas penyelenggaraan Pemilu 2019 di Gresik, tinggal menunggu keputusan KPU RI. Hal ini setelah seluruh dokumen administrasi dikirim langsung  oleh KPU Kabupaten Gresik ke KPU RI.

Dokumen yang diserahkan meliputi identitas korban, mulai Foto copy KTP, KK, serta surat keterangan resmi dari tim medis. Selain itu dokumen juga meliputi calon penerima santunan yakni ahli waris berikut buku rekening calon penerima.

 

“Setelah melalui verifikasi administrasi saat rakor di Jember, dokumen langsung kita kirim ke KPU RI. Dokumen selain korban meninggal juga untuk korban sakit berat dan sedang,” Ungkap makmun, komisioner KPU Gresik, Rabu (26/06/2019).

Lebih lanjut makmun memaparkan, di Grresik penyelenggara meninggal ada 2 orang, sakit berat ada 8 orang, dan sakit sedang ada 17 orang, sehingga total berkas yang kami kirimkan ke Jakarta ada 27 berkas. Semoga KPU Ri segera merealisasikan santunan tersebut. Pungkas Makmun.

Namanya Kholyatul Mundznibah, Ia adalah anggota KPU Kabupaten Gresik yang baru periode (2019 – 2024)  . Perempuan yang berkarir menjadi guru SMP ini sebelumnya adalah anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Wringinanom. Keberanian, ketegasan dan integritasnya cukup sebagai bekal menjadi anggota KPU Gresik.

Mbak Kholya, begitu sapaan akrabnya, memilih Hukum dan Pengawasan menjadi Divisi yang digawanginya menggantikan anggota KPU terdahulu. “Karena masing-masing anggota KPU incumbent sudah memilih divisinya dan divisi itu sudah melekat sejak periode sebelumnya, saya pilih hukum dan pengawasan, “ ujar Kholya Jumat (14/6)

Baginya, Divisi Hukum dan Pengawasan yang dipimpinnya ini bukan hal yang baru. Ketika di Panwascam Wringinanom sebelumnya, ia juga mengomandani Divisi Hukum dan Penindakan. Sehingga cenderung klop dengan pengalaman yang sudah didapat selama ini.

Kholya yakin, dengan pengalaman dan wawasan yang sudah didapatkan selama ini, siap melengkapi divisi yang ada di KPU Gresik. Ia juga siap bekerjasama dengan anggota KPU yang lain dan sekretariatnya.   

“Syukurlah, ada anggota KPU perempuan lagi. Sehingga afirmasi 30 prosen keterwakilan perempuan sudah terpenuhi. Dan saya yakin ada warna dan nuansa berbeda dengan dengan periode terdahulu. Perbedaan itu semoga membawa KPU ke arah yang lebih baik lagi,” kata Elvita, anggota KPU perempuan yang lain.  (vet/kpugres)

Komisioner Baru, Program Baru

By Admin on Jun 14, 2019 with 0 Commnets

foto kholyatul

SURABAYA - Lima orang anggota KPU Kabupaten Gresik Periode 2019 – 2024 resmi berkinerja setelah pelantikan yang dilaksanakan di Hotel JW Marriot pada hari Kamis (13/6/2019) . Mereka adalah 4 anggota KPU Kabupaten Gresik incumbent yaitu Abdullah Sidik Notonegoro, Ahmad Roni, Elvita Yuliati dan Makmun. Sedangkan 1 orang anggota baru yaitu Kholyatul Mudznibah. Pelantikan ini mengacu pada surat keputusan KPU RI nomer 48/PP.06-Pu/05/KPU/VI/2019 tentang Penetapan Caln Anggota Komisi Pemilihan Umum Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur 2019 – 2014.

Kelima anggota KPU ini juga sudah mengadakan rapat pleno untuk menentukan dan memilih ketua KPU Kabupaten Gresik sekaligus Divisi masing-masing. “Kami sudah melakukan diskusi dan rapat, dengan melalui berbagai pertimbangan dari masing-masing anggota, akhirnya kami memilih kembali saudara Ahmad Roni untuk menjadi ketua,” ujar Makmun, salah satu anggota KPU Gresik, Jumat (14/6/2019)

Rapat pleno yang dihadiri semua anggota KPU ini, juga memutuskan kordinator wilayah kecamatan yang menjadi tanggungjawab masing-anggota dan membahas secara general program internal yang akan dilaksanakan 5 tahun ke depan.

“Pada dasarnya kami hanya melaksanakan peraturan yang ada. Baik Undang-undang Pemilu maupun peraturan KPU. Kami adalah lembaga independen yang tidak bisa diintervensi lembaga manapun selain dari atasan kami yaitu KPU Provinsi dan KPU RI,” tegas Abdullah Sidik Notonegoro, anggta KPU Gresik lainnya menimpali.

Sedangkan program internal  seperti rapat harian dan mingguan, diskusi  dengan lembaga lain, anjangsana ke KPU Kabupaten/kota lain untuk tukar informasi dan masih banyak lagi akan lebih ditingkatkan lagi. (vet/kpugres)

foto buka kotak phpuKPU Kabupaten Gresik mengagendakan kegiatan buka kotak suara, yang berisi dokumen formulir Pemilu tahun 2019.  Diantaranya Formulir DA2-KPU, DA TT-KPU, DA DH-KPU dll. Dokumen Formulir yang dibutuhkan sebagai alat bukti ini, sebagian masih berada di dalam kotak suara terkunci dan tersegel.

Menurut Divisi Teknis KPU Kabupaten Gresik, Elvita Yuliati,  KPU sebagai termohon dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden oleh Pasangan Calon Nomer urut 02, harus  melengkapi dokumen yang dibutuhkan sebagai alat bukti di Mahkamah Konstitusi. 

“Kami hari ini membuka kotak suara sesuai instruksi dari KPU Provinsi Jawa Timur. Pembukaan ini tetap mengacu peraturan yang ada. Yaitu Peraturan KPU no. 4 tahun 2019 tentang Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara dan Penetapan Hasil Pemilihan Umum pasal 95 dan Ketetapan Mahkamah Konstitusi Nomor 1/PHPU-PRES/XVII/2019,” ujar Elvita, Sabtu (8/6/2019)

Setelah dokumen yang dibutuhkan dikeluarkan, KPU Kabupaten Gresik segera menggandakan dan mengembalikan kembali dokumen asli tersebut di dalam kotak suara. “Dokumen-dokumen ini digandakan dan nanti dileges di kantor pos. Selanjutnya bersama KPU Kabupaten/kota yang lain, kami serahkan ke KPU Provinsi Jawa Timur untuk dibawa ke KPU RI sebagai alat bukti,” tambah ketua KPU Gresik, Ahmad Roni.

Hadir pada kegiatan ini, Ketua Bawaslu Imron Rosyadi beserta anggotanya, Kapolres Gresik dan saksi dari pasangan calon. (vet/kpugres)