SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                              SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                         SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK 

 

fgd

KPU Gresik laksanakan Rapat Evaluasi Pencalonan pemilu 2019. Kegiatan ini dimaksudkan untuk melihat kembali efektifitas pencalonan pemilu yang baru saja usai. KPU sangat berharap melalui kegiatan ini mendapatkan masukkan dari stakeholder pemilu terkait sehingga dalam pelaksanaan pemilu dan pemilihan yang akan dating kita bisa terus berbenah menuju dengan harapan pemilu kita semakin lama semakin baik.

Kegiatan digelar di di hotel @HOM GKB, Gresik pada tanggal 28 Agustus 2019. Turut hadir dalam acara ini Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jawa Timur Insan Qoriawan.  Dalam sambutannya insan menyampaikan evaluasi tentang adanya batas minimal 30% perempuan dan aturan zipper system.
‘’Di tiap tiga calon harus ada satu perempuan dan berlaku zipper system,’’ ungkap Insan.

 Menurut Insan, syarat ini dinilai berat oleh partai politik sehingga di beberapa daerah banyak yang tidak terpenuhi syarat 30% perempuan ini.

Rapat berjalan relative hidup dengan dengan konsep FGD (Focus Group Discussion) sehingga semua pihak diberikan waktu seluas luasnya untuk menyampaikan keluh kesahnya terkit pelaksanaan pencalonan pemilu kemaren. Turut hadir dalam acara tersebut jajaran Forkopimda Gresik, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, Dinas Pendidikan, Rumah Sakit, Polres, Kodim, perwakilan Universitas, tokoh masyarakat, Ketua Partai Politik, serta LO masing-masing partai politik. (kpugres/amel)

IMG-20190902-WA0005

KPU Gresik mengundang Bawaslu dan polisi untuk menyaksikan pengelolaan Gudang logistik Pemilu 2019 (2/9/2019). Kegiatan ini dilaksanakan sesuai dengan perintah KPU RI yang termaktub dalam Surat KPU Nomor 727/PP.10.5-SD/07/SJ/VI/2019.

Kegiatan yang dilakukan di Gudang Jalan Mayjen Sungkono Kebomas Gresik itu dihadiri Akhmad Roni selaku Ketua KPU, Maslukhin Bawaslu, dan Kabag Op Kompol Harna, serta Fahruddin sekretaris KPU.

Dalam sambutanya Fahruddin menyampaikan bahwa kegiatan Pengelolaan Gudang Logistik ini sesuai dengan perintah KPU RI mengingat  masa sewa gudang KPU Gresik akan berakhir Bulan Desember 2019. Disisi lain masa aktif surat suara pemilu 2019 adalah satu bulan setelah pelantikan Presiden tanggal 20 Oktober 2019 sehingga masih cukup waktu untuk pengelolaan Gudang logistik ini.

“kita segera lakukan pengelolaan logistik pemilu tahun 2019, sebagai persiapan KPU Gresik termasuk yang menyelenggarakan pilkada serentak tahun 2020 yang akan dating, tepatnya tanggal 23 September 2020,'' tegas Fahruddin.  (kpugres/yon’s)

KPU Gresik Ikuti Bimtek Kehumasan

By Admin on Aug 29, 2019 with 0 Commnets

WhatsApp Image 2019-08-29 at 11.28.57Di era yang serba digital ini, informasi yang belum tentu kebenarannya sangat cepat sampai di tengah tengah masyarakat kita. Masyarakat lebih mudah memahami menerima isu dari media sosial dari pada data dan fakta. Fenomena ini yang sering disebut era postreality. Dalam rangka menciptakan trust masyarakat terhadap lembaga KPU, KPU Gresik ikuti bimtek kehumasan yang diselenggarakan oleh KPU jatim di Mini Hall Fave Hotel Sidoarjo. (27/08/19).
“Bimtek Kehumasan ini sangat penting bagi KPU Kabupaten/Kota Divisi SDM & Parmas. Karena informasi dan pesan-pesan kepemiluan akan mudah tersampaikan pada masyarakat melalui strategi Kehumasan yang efektif”, ungkap Chairul Anam, Ketua KPU Jatim
Lebih lanjut mantan komisioner KPU Kota Surabaya ini menyampaikan bahwa banyak pesan atau informasi yang mudah disampaikan pada publik justru melalui meme. “Meme menjadi menjadi media dan kanal komunikasi yang efektif dalam menyampaikan pesan dan informasi pada masyarakat. Pasalnya KPU tidak mungkin dapat menjelaskan segala hal terkait kepemiluan kepada public secara keseluruhan”, pungkasnya
Sementara itu Gogot Cahyo Baskoro, divisi Sosdiklih & Parmas KPU Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa Bimtek Kehumasan yang di ikuti oleh Divisi Parmas dan Kasubag Tekmas KPU Kab/Kota Se Jawa Timur ini peserta akan dibekali beberapa materi kehumasan. Seperti materi Public Speaking, Jurnalistik, dan dasar-dasar fotografi.
“Saya berharap semua peserta memanfaatkan kesempatan baik ini. Jika aspek kehumasan KPU disemua jenjang berjalan efektif. Saya yakin trust pada KPU dan partisipasi masyarakat dalam event demokrasi elektoral kita akan semakin meningkat”, ujarnya.
Acara pembukaan yang berjalan cukup santai ini dihadiri secara lengkap oleh komisioner dan sekretaris KPU Jatim. (kpugres/mun)

WhatsApp Image 2019-08-29 at 11.40.34

Media menjadi mitra strategis bagi lembaga penyelenggara Pemilu. “Efektivitas Kehumasan tidak mungkin terwujud jika KPU tidak membangun komunikasi yang baik dengan rekan-rekan media”. Ungkap Gogot, Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Provinsi Jawa Timur ketika memfasilitasi materi teknik penulisan berita online di acara Bimbingan Teknis Kehumasan Bersama KPU Kabupaten/Kota Se Jawa Timur di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (28/08/2019).

Salah satu point penting yang disampaikan Gogot bahwa KPU harus mengoptimalkan peran Media Center yang ada. “Disamping menjadi pusat data dan informasi tahapan penyelenggaraan Pemilu dan informasi Kepemiluan. Media Center juga harus berfungsi sebagai kanal komunikasi antar KPU dengan awak media”. Ungkapnya.
 
Gogot juga mengapresiasi beberapa KPU kabupaten/kota yang sudah mempunyai hubungan baik dengan awak media yang itu harus dipertahankan. Bagi yang masih kurang baik supaya segera melakukan pembenahan sehingga kita betul betul siap menghadapai tahapan pemilihan bupati tahun depan. (kpugres/mun)

WhatsApp Image 2019-08-29 at 12.01.31

 

Foto yang dibiarkan tersebar tanpa teks, tanpa narasi tidak memiliki artikulasi yang jelas bagi pembaca. Foto tersebut akan menimbulkan persepsi yang beragam. Hal ini diungkapkan Ali Masduki saat menjadi narasumber pada acara Bimbingan Teknis Kehumasan Bersama KPU Kabupaten/Kota di Fave Hotel Sidoarjo, Rabu (28/08/2019).

“Fota tidak boleh dinafikan dari teks. Tanpa narasi dan teks maka pesan yang hendak disampaikan dikhawatirkan tidak mampu difahami dengan baik.”. Ungkap wartawan gondrong.

Ali memberi ilustrasi sebuah foto seorang polisi yang sedang menginjak kepala seorang pria. “Jika tidak ada narasi orang akan berasumsi ini praktik kekerasan. Padahal ini peristiwa penangkapan teroris”. Jelasnya.

Jurnalis media Sindo ini dihadirkan oleh KPU Jatim untuk memberikan dasar-dasar fotografi bagi divisi Sosdiklih Parmas KPU Kabupaten/Kota Se Jawa Timur. Acara diakhiri dengan tanya jawab dengan situasi yang gayeng sampai selesai. (kpugres/mun)