SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                              SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK                                                         SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI KPU KABUPATEN GRESIK 

 

IMG-20190223-WA0067Suksesnya pemilu diukur dari tinggi atau rendahnya pastisipasi masyarakat dalam memberikan hak suaranya di TPS. Untuk mencapai hal tersebut KPU Gresik turun lapangan menyapa para pemilih muda untuk sosialisasi pentingnya pemilu dan dampaknya terhadap kehidupan kita sehari-hari.
 
Pihak KPU menyampaikan Jika ingin berpartisipasi dalam pemilu, maka pastikan bahwa anda sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). (23/2/2019) Bersama Relawan Demokrasi, KPU sosialisasikan pentingnya berpemilu kepada 100 kader muda-mudi di desa Bedanten Kecamatan Bungah Gresik. 
 
Sosialisasi dilakukan guna meningkatkan angka partisipasi masyarakat serta upaya menekan angka Golput (golongan putih) pada pemilu mendatang, Rabu, 17 April 2019. Karena kedewasaan pemuda diukur seberapa pedulinya terhadap pemilu.
 
Lestari Widodo pembina kader muda-mudi Desa Bedanten Bungah dalam pengantarnya memberikan apresiasi kepada KPU Gresik karena sudah bersedia turun di tengah-tengah masyarakat, hal itu dilakukan guna mensosialisasikan pentingnya berpemilu.
 
"Kami akan bergerak bersama untuk menyuskseskan pemilu sekaligus memastikan masyarakat sudah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)", terangnya. 
 
Makmun, Divisi Sdm & Parmas KPU Gresik menyampaikan 7 hal penting yang berkaitan pemilu 2019; yaitu Pentingnya berpemilu dan Partisipasi Masyarakat, Cek DPT melalui info pemilu, Waktu Pelaksanaan Pemilu, Peserta Pemilu, Pemilih, Tatacara Pindah Milih dan Cara menjadi Pemilih Cerdas.
 
Didepan 100 pemuda-pemudi Makmun memastikan apakah sudah masuk dalam DPT atau belum. Jika belum terdaftar silahkan koordinasi dengan PPS atau PPK setempat.
 
IMG-20190223-WA0061_2"Silahkan cek data anda melalui aplikasi informasi pemilu, apakah anda sudah terdaftat di DPT atau belum", tegas Makmun. 
 
"Silahkan koordinasi ke PPS atau Setempat bila belum masuk DPT", tambahnya.  
 
Sosialisasi di akhiri dengan dialog dan tanya jawab dan Deklarasi Sukseskan Pemilu 2019. Silahkan datang ke TPS pada Rabu, 17 April 2019.
 
 
 
IMG-20190223-WA0064Pemuda merupakan aset berharga bangsa ini, karena pemuda hari ini adalah pemimpin bangsa masa depan bersama Relawan Demokrasi, KPU sosialisasikan pentingnya berpemilu kepada 100 kader muda di desa Bedanten Kecamatan Bungah Gresik, (23/2/2019). 
 
Sosialisasi dilakukan guna meningkatkan angka partisipasi masyarakat serta upaya menekan angka Golput (golongan putih) pada pemilu mendatang, Rabu, 17 April 2019 karena kedewasaan pemuda diukur seberapa pedulinya terhadap pemilu.
 
Lestari Widodi, pembina kader muda Desa Bedanten Bungah dalam pengantarnya memberikan apresiasi kepada KPU Gresik karena sudah bersedia turun di tengah pemuda guna mensosialisasikan pentingnya berpemilu.
 
"Pengetahuan yang akan kami serap nanti tidak akan berhenti disini, kami akan bergerak bersama menyuskseskan pemilu sampai plosok Desa, karena semua warga mempunyai hak politik", terangnya. 
 
Makmun, Divisi Sdm & Parmas KPU Gresik menyampaikan 7 hal penting yang berkaitan pemilu 2019; yaitu Pentingnya berpemilu dan Partisipasi Masyarakat, Cek DPT melalui info pemilu, Waktu Pelaksanaan Pemilu, Peserta Pemilu, Pemilih, Tatacara Pindah Milih dan Cara menjadi Pemilih Cerdas.
 
Didepan 100 pemuda-pemudi Makmun menegaskan agar tidak memindah atau merusak Alat Peraga Kampanye (APK) milik calon; baik Presiden Wakil Presiden maupun Legislatif. Mengingat sanksi yang dijatuhkan sangat berat, yakni pidana.
IMG-20190223-WA0061
 
"Jangan pernah menurunkan atau memindahkan APK Calon, jika rusak sanksinya adalah pidana", tegas Makmun. 
 
"Cukup laporkan ke Panwaslu Kecamatan atau ke Bawaslu Kabupaten bila APK tersebut menggangu", tambahnya. 
 
Sosialisasi di akhiri dengan dialog dan tanya jawab dan Deklarasi Sukseskan Pemilu 2019. Silahkan datang ke TPS pada Rabu,17 April 2019.
 
 
 
IMG-20190212-WA0132Divisi Sdm & Parmas KPU Gresik bersama relawan demokrasi perkuat pemilih  perempuan pada pemilu 2019 yang digelar pada 17 April 2019 mendatang, di Aula Mushalla At-Taqwa Desa Tlogopojok Kecamatan Gresik (12/2/2019).
 
Makmun dalam sosialisasinya mencontohkan Sayyida Umar bin Khattab, dimana ada sosok penting dibalik kesuksesan seorang suami yakni ibunya atau istrinya. Makmun juga memamparkan kepada peserta yang hadir tentang pentingnya untuk berpemilu dan pentingnya menjadi pemilih cerdas. Karena pemilu ini merupakan momentum untuk melakukan evaluasi kepada negara.
 
"Jangan hanya menjadi pemilih pasif tapi jadilah pemilih yang cerdas. Karena baik buruknya negara ada ditangan anda", jelasnya.
IMG-20190212-WA0149
 
Sementara itu Suliyah koordinator relawan demokrasi segmentasi perempuan mengungkapkan pentingnya untuk mengadakan sosialiasi ini, mengingat pentingnya peran perempuan khususnya istri seorang tokoh masyarakat. "Kami mengajak istri para tokoh masyarakat  pesan sosialisasi ini bisa disampaikan kepada masyarakatnya" terang Suliyah. 
 
Acara Sosialisi diakhiri dengan dialog dan tanya jawab serta deklarasi menyukseskan pemilu 2019.
IMG-20190206-WA0108Divisi Sdm & Parmas KPU Gresik terus gencarkan sosialisasi pemilihan umum 2019 (6/2/19) di depan 80 emak-emak yang berlangsung di balai Desa Tambakrejo Duduksampeyan Gresik. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih perempuan pada 17 April 2019 mendatang. Makmun Divisi Sdm & Parmas KPU Gresik dalam hal ini fokus sasar pemilih perempuan khususnya para emak-emak rumah tangga yang begitu antusias mengikuti sosialisasi tersebut hingga usai.
 
Makmun juga menjelaskan akan pentingnya menggunakan hak pilih, karena satu suara sangat berdampak pada nasib bangsa mendatang.
"Nasib negara ada di pundak kita semua, oleh karena itu mari bersama-sama datang ke TPS dan gunakan hak pilih anda" jelas Makmun. 
Basis pemilih perempuan menjadi prioritas sosialisasi dan pendidikan pemilih karena perempuan dianggap mampu memotivasi dan mengedukasi terhadap lingkungan dan komunitasnya. 
 
"Kita maksimalkan pemilih perempuan ini terlebih di kalangan emak-emak, mengingat pentingnya peran dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya",terang Makmun.
Aminah salah satu peserta menyatakan sangat senang dan bangga bisa bertatap muka dengan KPU secara langsung, yang selama ini KPU tidak pernah terjun ke desa-desa kecil seperti ini. “Kami sangat senang dan bangga atas kehadiran KPU Gresik di Desa kami, dan kami berjanji akan datang ke TPS untuk mencoblos dan mensukseskan pemilu pada 17 April 2019 mendatang”, tegas bu Aminah.
Makmun berpesan supaya mengajak keluarga terdekatnya supaya menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2019 mendatang. "saya harap, emak-emak sekalian turut membantu mensosialisasikan hal ini kepada keluarga dan teman dekatnya masing-masing" tambahnya. 
 
Acara sosialisasi diakhiri dengan tanya jawab dan pemberian hadiah bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh KPU serta dilanjutkan dengan deklarasi Sukseskan Pemilu 2019 yang diikuti oleh seluruh peserta. (adm/mun)
IMG-20190202-WA0021
Dua bulan menuju pemilu serentak 17 April 2019, Divisi Sdm dan Parmas KPU Kabupaten Gresik, Makmun, M.Ag gencarkan sosialisasi pemilu serentak di Komunitas Buruh SPSI Gresik. Acara diikuti 60 personal buruh, 1/2/19 di Resto Joyo Hartono Gresik.
Di depan komunitas buruh Gresik, Makmun menjelaskan pentingnya peran masyarakat atau komunitas dalam mensukseskan pemilu serentak pileg dan Pilpres dan untuk tidak Golput. "suara anda sangat menentukan untuk Indonesia 5 tahun ke depan" tutur Makmun.
 
Makmun menambahkan tentang tatacara pindah milih bagi para buruh yang bekerja di luar kota kelahirannya, yakni dengan datang ke kantor KPU se tempat. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi tambahnya jumlah Golongan Putih (Golput).
 IMG-20190202-WA0022
 
"Silahkan datang ke KPU se tempat bagi yang tidak bisa menggunakan hak suaranya di tempat domisilinya" tambahnya. 
 
Acara sosialisasi ini diakhiri dengan dialog dan tanya jawab tentang kepemiluan serta tentang tatacara untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah Golput di kalangan buruh. (adm/mun)