manyar

Proses pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih telah usai tepat pada 18 Februari 2018 lalu, sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh KPU. Tahapan selanjutnya yaitu proses rekapitulasi hasil coklit oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS). Dimana proses rekapitulasi ini merupakan bagian penting yang harus dilakukan secara teliti, cermat dan tepat.
Mengingat pentingnya rekapitulasi tersebut, Div. Data PPK Manyar adakan simulasi rekapitulasi yang diikuti PPS dengan jumlah TPS terbanyak, yaitu Suci, Yosowilangon, Pongangan dan Sembayat yang masing-masing 22, 19, 12 dan 11 TPS, di kantor PPK Manyar, 21/2/18.
"Saya hanya mengundang beberapa PPS dengan TPS terbanyak untuk lakukan simulasi, agar tidak ada keterlambatan pengiriman data", terang Fahruddin Div. Data PPK Manyar. Di sisi lain, Juyana ketua PPS Yosowilangon merasa terbantu dengan simulasi ini. "saya dan teman-teman PPS yang hadir ini sangat terbantu, karena merasa diberikan perhatian khusus", tegas Juyana.  Dengan adanya simulasi ini, Fahruddin Dev. Data berharap agar rekap hasil coklit dilakukan dengan maksimal dan segera dikirim ke PPK. (kpugres/Am/M2)

 

panceng

Tahapan kegiatan Kampanye pemilhan gubernur dan wakil gubernur Jatim 2018 sudah dimulai. Tepatnya pada tanggal 15 Pebruari sampai dengan 23 Juni 2018,  namun sebagian masyarakat masih belum banyak tahu tentang waktu, cara, dan bentuk kampanye, serta larangan-larangan kampanye. Mensikapi hal tersebut, PPK Kecamatan Panceng melakukan kegiatan sosialisasi kampanye melalui media siaran radio lokal yang berada di Perguruan Muhammadiyah desa Pantenan Kec. Panceng, yaitu stasiun Radio Permata FM.

Menurut Divisi Parmas PPK Panceng, Siti Haiya, S.IP,  bahwa sosialisasi melalui siaran radio merupakan salah satu cara efektif untuk menyampaikan informasi-informasi kepada masyarakat tentang segala hal yang berhubungan dengan kampanye pilgub jatim 2018, sehingga masyarakat paham dan mengerti aturan-aturan yang ada, terlebih bagi para pelaksana kampanye yang ada di lini bawah.

“Masih banyak masyarakat yang belum paham betul aturan-aturan kampanye, maka mereka butuh pencerahan. Dan itu bagian dari tugas kami selaku penyelenggara di tingkat kecamatan” tuturnya.

Di penghujung saiaran, Siti Haiya menghimbau dan berpesan: Pertama, kepada warga masyarakat untuk tidak terprovokasi dan teradu domba oleh isu-isu SARA, dengan tetap menjaga keguyupan dan kerukunan. Soal beda pilihan dan dukungan itu hak demokrasi masing-masing. Kedua, Siti Haiya menghimbau kepada para tim pelaksana Kampanye di bawah, agar memperhatikan dn mematuhi rambu-rambu kampanye sebagaimana tertuang dalam regulasi yang sudah ditetapkan di UU no 10 tahun 2017, dan PKPU no 4 Tahun 2017.

“Semoga tahapan kampanye berjalan tertib, aman, dan guyup rukun,” katanya di sela-sela akhir siaran, yang dipandu penyiar radio sekaligus pengelolah radio Permata FM, Bung Bisma. (ppkpanceng/Haya/M2)

 

sosialisasi adhoc

Jelang pesta demokrasi pemilihan umum tahun 2019 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gresik mengundang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-kabupaten Gresik beserta sekretaris PPK. Kegiatannya, sosialisasi tahapan rekrutment badan adhoc penyelenggara pemilu 2019. Sosialisasi ini dilaksanakan di  Hotel Saptanawa Gresik, Selasa (20/02/2018). Pembentukan badan adhoc untuk pemilu 2019 di Kabupaten Gresik, akan menggunakan sistem evaluasi. Penilaian dilakukan oleh PPK dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terhadap rekan kerja masing-masing dan panitia penyelenggara setingkat di atasnya. KPU Kabupaten Gresik akan mengevaluasi PPK dan PPK akan mengevaluasi PPSnya. Hasil penilaian ini akan direkapitulasi oleh KPU Kabupaten Gresik untuk menentukan personil yang akan dilibatkan kembali dalam Pemilu 2019. 5 orang PPK akan dikerucutkan menjadi 3 orang sesuai dengan aturan perundang-undangan. Sedangkan PPS masih tetap 3 orang.

“Karena PPK berjumlah 5, Nanti 4 anggota PPK akan mengevaluasi 1 orang kawannya, begitu juga kawan yang lain akan dievaluasi 4 orang kawannya juga. Kemudian sekretaris dan KPU ikut serta mengevaluasi,” ujar Roni, ketua KPU Gresik dalam sambutannya. 

Sedangkan, Makmun selaku Divisi SDM dan Parmas menambahkan, dengan melibatkan rekan kerjanya diharapkan hasil evaluasi itu akan lebih valid dan obyektif karena rekan kerja dan sekretaris ikut menilai (evaluasi-red)

“Nanti ada baanyak penilaian, diantaranya terkait keaktifan anggota PPK/PPS, keaktifan berpendapat dan konsekwensi dalam menindaklanjuti keputusan, tingkat kehadiran, kenetralan terhadap parpol hingga pola kordinasi dengan sekretariat,” tandas Makmun.

Penilaian PPK dan PPS  harus dilakukan secara objektif dan serius, tidak karena kawan atau golongan. Apapun hasilnya nanti, harapan Makmun, semua akan guyup rukun demi kelancaran dan kesuksesan Pilkada maupun Pemilu. (kpugres/hajar/v)

 

Banyak suka duka Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) saat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) di lapangan. Penghuni anggota rumah yang dicoklit berbeda penyambutannya ketika ada petugas yang mendatangi rumah mereka. Ada yang dengan ramah memberikan EKTP dan Kartu Susunan Keluarga (KSK)-nya. Tetapi tidak jarang ada yang menolak mentah-mentah.

Salah satu contoh di desa Pulopancikan, PPDP-nya mengeluhkan ada penghuni rumah yang menutup rapat-rapat pintunya dan berbicara dari dalam. Intinya mereka tidak mau dicoklit dan tidak mau ribet dengan pemilihan.

“Saya berbicara dari luar agak keras untuk memberikan penjelasan pentingnya coklit dan memberikan suaranya pada hari coblosan. Tetapi jawaban mereka tidak enak didengar,” jelas salah satu PPDP. 

Namun ia tetap sabar melayani mereka dan tetap mencoklit sesuai data yang ada. Bahkan ada juga yang minta imbalan uang setelah dicoklit dan ditempeli sticker tanda usai dicoklit. Menanggapi orang yang menganggap mereka tim sukses peserta pilkada, PPDP hanya tersenyum sambil menjelaskan tugas mereka sebenarnya. (kpugres/vet)  

 

coklit manyar

Proses Pencocokan dan Penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) berakhir tepat pada 18/2/18. Hal ini sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh KPU Gresik. Pada hari terakhir coklit ini, Ketua PPK Manyar bersama Divisi Data lakukan sidak di PPS Sukomulya yang dirasa hasil coklitnya belum seratus (100 %) persen. 18/02/18 di balai Desa Sukomulya Manyar. Dalam sidaknya, Ketua PPK Manyar menekankan, coklit harus selesai sebelum jam 00.00 WIB. "Coklit ini harus segera diselesaikan pada hari ini juga", tegas Hartono ketua PPK Manyar.
"Nantinya yang akan mendapat peringatan dari KPU tetap kita semua, jika kita tidak segera melaporkan hasil coklit tersebut", tambahnya. 
Sementara itu Divisi Data PPK Manyar juga menekankan agar benar-benar hasil coklit segera direkap. "Hasil coklit langsung direkap, jangan ditunda-tunda"tambah Fahruddin Divisi Data PPK Manyar. 
Disatu sisi Fahrurozi Ketua PPS Sukomulyo berjanji akan segera menyelesaikan kekurangan coklit dan akan terus mendampingi PPDP-nya. "Saya pastikan hari ini selesai semua", tegas Rozi. 
"Saya akan mengajak semua PPS untuk turun kelapangan mendampingi PPDP untuk menyelesaikan sisa coklitnya", tambah Rozi. (kpugres/Am/M2)

 

Foto Coklit Menganti 15 Feb 2018

Tahapan penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu tahapan yang sangat krusial dan strategis bagi terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah. Pemutakhiran data pemilih menentukan bagi tahapan Pemilu selanjutnya. Mulai dari penentuan jumlah TPS, alokasi logistik, pola sosialisasi Pemilu, kampanye, rekapitulasi hasil suara, dan lain sebagainya. Jika hasil penyusunan daftar pemilih bermasalah atau tidak valid, dapat dipastikan tahapan Pemilu selanjutnya juga akan sangat terganggu. Untuk memastikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) benar-benar melakukan tugas coklit, KPU Gresik melaksanakan monitoring ke seluruh kecamatan, di antaranya adalah di Kecamatan Menganti, Kamis (15/2/2018). Didampingi PPK Kecamatan Menganti, petugas monitoring KPU Gresik mendatangi desa Mojotengah, Pranti, Gading Watu, dan Drancang.

Monitoring dilaksanakan guna mengetahui apakah PPDP telah melaksanakan coklit sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan. Petugas monitoring mengecek hasil coklit dengan mengawasi form A-Kwk, AA-Kwk, dan AA1-Kwk. Dari beberapa sampel PPDP yang didatangi beberapa sudah melaksanakan coklit dengan benar, ada yang perlu diperbaiki dalam mengisi form A-Kwk, dan ada yang belum sesuai dengan Buku Panduan coklit PPDP.

Hal unik tersaji saat tim KPU Kabupaten Gresik mengunjungi Desa Drancang, Kecamatan Menganti. Ketika Ketua KPU Kabupaten Gresik, Akhmad Roni melakukan monitoring tahap 2 pelaksanaan coklit di desa tersebut. Hasil temuan menyatakan PPDP dan PPS yang melakukan coklit kurang memperhatikan buku kerja PPDP, melainkan berdasarkan pengalaman. Maksudnya hanya melakukan Pendataan pemilih.

“Saya lihat dari Form Model A-KWK Daftar Pemilih desa Drancang, pada kolom keterangan semua terisi tanda centang (v), akan tetapi tidak terdapat keterangan ubah data”, ujar Roni.

Bagi Roni, Hal ini menjadi perhatian khusus untuk PPK, agar senantiasa mengawasi dan mengevaluasi kinerja PPDP dan PPS ketika melakukan pemutakhiran data pemilih dalam menentukan bagi tahapan Pemilu selanjutnya. (kpugress/yayan/v)

 

Minggu Ketiga, Coklit Sudah 90 Prosen

By Admin on Feb 13, 2018 with 0 Commnets

pak sidik coklit 

Memasuki minggu ketiga, masa pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP), Daftar Pemilih yang sudah tercoklit sekitar 90 prosen.  Agenda yang akan berakhir pada tanggal 18 Februari nanti itu, dipastikan data A.KWK yang berisi daftar pemilih sudah tercoklit 100 prosen. 

Menurut Abdullah SidikNotonegoro, Divisi Data AnggotaKPU Gresik, saat ini 2209 petugas coklit (PPDP) yang tersebar di seluruh kabupaten Gresik ini memang belum semua menuntaskan coklitnya 100 prosen. Ini dikarenakan kondisi di masing-masing desa berbeda. Baik kondisi geografis maupun kondisi masyarakatnya.

“Ada PPDP kami yang sudah mencoklit 100 prosen daftar pemilih yang ada di form A.KWK, tetapi ada yang belum 100 prosen. Diantaranya karena saat PPDP berkunjung ke rumah pemilih, yang bersangkutan tidak ada. Mungkin sedang di luar kota atau kepentingan lain,” jelas Sidik, Selasa (13/02/2018).

Meski demikan, hambatan di lapangan tidak menyurutkan petugas untuk kembali mendatangi rumah-rumah yang belum tercoklit. Harapan Sidik, penghuni rumah berkenan untuk dicoklit demi validasi daftar pemilih. (kpugres/vet)

 

uji publik

Pemerintahan Kabupaten Gresik siap membantu KPU Gresik dalam menyelenggarakan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Hal ini dikatakan Asisten 1 Pemkab Gresik, Indah Sofiana, dalam acara Rakor Uji Publik Penataan Dapil dan Alokasi Anggota DPRD Kabupaten Gresik dalam Pemilu 2019 dengan Stakeholder, di Hotel Tunjungan, Selasa (13/02/2018).

Selama ini, Indah Sofiana memantau tahapan dan kinerja KPU Gresik lewat Kantor Kesbangpol Gresik. Tetapi ia mengaku selalu mengikuti perkembangan politik di Gresik. Baikdari partai politiknya maupun elemen yang berhubungan dengan politik diantaranya KPU.

Ia menguraikan, sejak tahun 1971 hingga sekarang partai yang ada semakin menunjukkan kualitasnya. Sumber daya manusia yang ada didalamnya juga tidak asal-asalan, tetapi lebih baik dan bagus.    

“Saya melihat kader di partai politik semakin bagus dalam artian pengurus dan anggota partainya semakin berkualitas, sementara penyelenggara pemilunya juga profesional sehingga produk yang dihasilkan juga sudah baik, “ ujar mantan Camat Gresik ini.

Untuk itu, perempuan yang pernah duduk di DPRD Gresik ini berharap agar setiap tahapan pemilu berjalan lancar, sesuai harapan dan berjalan diatas regulasi yang ada. Karena jika semua berjalan sukses, maka hasilnya juga sesuai dengan harapan masyarakat. Dan yang paling penting lagi, program pembangunan dan visi misi Kabupaten Gresik dalam membangun Gresik juga tercapai. (kpugres/vet)

 

2018-02-12-PHOTO-00000193Menjelang akhir masa pencoklitan yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Ketua Panwascam Manyar dampingi proses rekapitulasi yang dilakukan PPK Div. Data di Kantor PPK Manyar, 12/2/2018.

Pendampingan Ketua Panwascam dalam rangka silaturrahim dan memastikan proses coklit berjalan lancar dan selesai pada waktunya.
"Kehadiran saya ke kantor PPK tidak lain hanya memastikan proses coklit PPDP berjalan lancar dan selesai pada waktunya". Terang Ahmad Khilmi Afandi Ketua Panwascam Manyar.

Sedangkan Dev. Data PPK Manyar tidak merasa keberatan perihal pendampingan ketua panwas dalam proses rekapitulasi tahap II ini. Karena memang kehadiran panwas sangat membantu. "Saya sama sekali tidak merasa keberatan  dalam proses rekapitulasi coklit tahap II ini didampingi oleh panwas". Tegas Dev. Data Abdullah Fahruddin.

Ahmad Khilmi Ketua Panwascam Manyar akan bersedia membantu PPK dalam proses pencoklitan ini, demi suksesnya Pilgub Jatim 2018. (kpugres/Am/M2)

 

KPU Gresik Hadiri Bimtek Kampanye

By Admin on Feb 10, 2018 with 0 Commnets

2018-02-12-PHOTO-00000184Jelang pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018, KPU Provinsi Jawa Timur berikan Bimbingan Teknis kepada seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Acara dibuka oleh Eko Sasmito Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, agenda ini dilaksanakan di Hotel Aster Kota Batu pada Kamis s/d Jumat (8-9/2/2018). “Saya himbau kawan-kawan melaksanakan Tahapan Pilgub Jatim ini sesuatu regulasi. Terkait kampanye, KPU Provinsi Jawa Timur telah meyampaikan panduan dan jadwal terkait dengan agenda ini. Laksanakan Tahapan sesuai jadwal dan tetap dalam frame yang ada”, tegas Eko Sasmito.

Komisioner KPU Gresik divisi SDM Parmas Makmun dan Suyono Kasubag Teknis dan Hupmas hadir dalam agenda ini. Diharapkan melalui agenda ini dapat terwujud visi dan pemahaman yang sama dalam menyambut melaksanakan Tahapan Kampanye yang dilaksanakan sejak 15 Februari hingga 23 Juni 2018 ini.

Kampanye Pemilihan, yang selanjutnya disebut Kampanye adalah kegiatan menawarkan visi, misi, program Pasangan Calon dan atau informasi lainnya, yang bertujuan mengenalkan atau meyakinkan Pemilih.(kpugres/M2)