Banyak suka duka Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP) saat melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) di lapangan. Penghuni anggota rumah yang dicoklit berbeda penyambutannya ketika ada petugas yang mendatangi rumah mereka. Ada yang dengan ramah memberikan EKTP dan Kartu Susunan Keluarga (KSK)-nya. Tetapi tidak jarang ada yang menolak mentah-mentah.

Salah satu contoh di desa Pulopancikan, PPDP-nya mengeluhkan ada penghuni rumah yang menutup rapat-rapat pintunya dan berbicara dari dalam. Intinya mereka tidak mau dicoklit dan tidak mau ribet dengan pemilihan.

“Saya berbicara dari luar agak keras untuk memberikan penjelasan pentingnya coklit dan memberikan suaranya pada hari coblosan. Tetapi jawaban mereka tidak enak didengar,” jelas salah satu PPDP. 

Namun ia tetap sabar melayani mereka dan tetap mencoklit sesuai data yang ada. Bahkan ada juga yang minta imbalan uang setelah dicoklit dan ditempeli sticker tanda usai dicoklit. Menanggapi orang yang menganggap mereka tim sukses peserta pilkada, PPDP hanya tersenyum sambil menjelaskan tugas mereka sebenarnya. (kpugres/vet)  

 

coklit manyar

Proses Pencocokan dan Penelitian (coklit) yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) berakhir tepat pada 18/2/18. Hal ini sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh KPU Gresik. Pada hari terakhir coklit ini, Ketua PPK Manyar bersama Divisi Data lakukan sidak di PPS Sukomulya yang dirasa hasil coklitnya belum seratus (100 %) persen. 18/02/18 di balai Desa Sukomulya Manyar. Dalam sidaknya, Ketua PPK Manyar menekankan, coklit harus selesai sebelum jam 00.00 WIB. "Coklit ini harus segera diselesaikan pada hari ini juga", tegas Hartono ketua PPK Manyar.
"Nantinya yang akan mendapat peringatan dari KPU tetap kita semua, jika kita tidak segera melaporkan hasil coklit tersebut", tambahnya. 
Sementara itu Divisi Data PPK Manyar juga menekankan agar benar-benar hasil coklit segera direkap. "Hasil coklit langsung direkap, jangan ditunda-tunda"tambah Fahruddin Divisi Data PPK Manyar. 
Disatu sisi Fahrurozi Ketua PPS Sukomulyo berjanji akan segera menyelesaikan kekurangan coklit dan akan terus mendampingi PPDP-nya. "Saya pastikan hari ini selesai semua", tegas Rozi. 
"Saya akan mengajak semua PPS untuk turun kelapangan mendampingi PPDP untuk menyelesaikan sisa coklitnya", tambah Rozi. (kpugres/Am/M2)

 

Foto Coklit Menganti 15 Feb 2018

Tahapan penyusunan daftar pemilih merupakan salah satu tahapan yang sangat krusial dan strategis bagi terselenggaranya Pemilihan Kepala Daerah. Pemutakhiran data pemilih menentukan bagi tahapan Pemilu selanjutnya. Mulai dari penentuan jumlah TPS, alokasi logistik, pola sosialisasi Pemilu, kampanye, rekapitulasi hasil suara, dan lain sebagainya. Jika hasil penyusunan daftar pemilih bermasalah atau tidak valid, dapat dipastikan tahapan Pemilu selanjutnya juga akan sangat terganggu. Untuk memastikan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) benar-benar melakukan tugas coklit, KPU Gresik melaksanakan monitoring ke seluruh kecamatan, di antaranya adalah di Kecamatan Menganti, Kamis (15/2/2018). Didampingi PPK Kecamatan Menganti, petugas monitoring KPU Gresik mendatangi desa Mojotengah, Pranti, Gading Watu, dan Drancang.

Monitoring dilaksanakan guna mengetahui apakah PPDP telah melaksanakan coklit sesuai dengan peraturan Perundang-Undangan. Petugas monitoring mengecek hasil coklit dengan mengawasi form A-Kwk, AA-Kwk, dan AA1-Kwk. Dari beberapa sampel PPDP yang didatangi beberapa sudah melaksanakan coklit dengan benar, ada yang perlu diperbaiki dalam mengisi form A-Kwk, dan ada yang belum sesuai dengan Buku Panduan coklit PPDP.

Hal unik tersaji saat tim KPU Kabupaten Gresik mengunjungi Desa Drancang, Kecamatan Menganti. Ketika Ketua KPU Kabupaten Gresik, Akhmad Roni melakukan monitoring tahap 2 pelaksanaan coklit di desa tersebut. Hasil temuan menyatakan PPDP dan PPS yang melakukan coklit kurang memperhatikan buku kerja PPDP, melainkan berdasarkan pengalaman. Maksudnya hanya melakukan Pendataan pemilih.

“Saya lihat dari Form Model A-KWK Daftar Pemilih desa Drancang, pada kolom keterangan semua terisi tanda centang (v), akan tetapi tidak terdapat keterangan ubah data”, ujar Roni.

Bagi Roni, Hal ini menjadi perhatian khusus untuk PPK, agar senantiasa mengawasi dan mengevaluasi kinerja PPDP dan PPS ketika melakukan pemutakhiran data pemilih dalam menentukan bagi tahapan Pemilu selanjutnya. (kpugress/yayan/v)

 

ppk kebomas

Guna mengoptimalkan kinerja Petugas Pemutakhiran data Pemilih (PPDP) dan hasil dari pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan, Panitia Pemilihan Kecamtan (PPK) Kebomas mengadakan rapat koordinasi hasil coklit tahap II.  Kegiatan ini dilaksanakan pada hari ke 20, di kantor kecamatan Kebomas. Hadir pada acara ini, selain seluruh PPDP dan PPS se- Kecamatan Kebomas.Rapat koordinasi ini merupakan yang ke-dua kalinya setelah monitoring dan evaluasi pada 10 hari pertama. Tujuan diselenggarakan rapat koordinasi ini adalah untuk mengevaluasi kembali dan kroscek hasil coklit selama 20 hari (20 Januari 2018 – 8 Februari 2018).

“Dengan evaluasi ini, kami menggali dan menghimpun kembali kendala kawan-kawan PPDP di lapangan. Harapan kami, prosentase pendataan sudah sesuai target, tetapi juga ada kendala agar dapat dipecahkan bersama, “ ujar Ketua PPK Kebomas, Bahtiar Rifai.

Permasalahan data pemilih yang dijumpai di lapangan antara lain masih banyaknya data pemilih yang pindah TPS karena rumahnya lebih dekat dengan TPS yang baru, seperti di Desa Sukorejo dan Sekarkurung. Kemudian adanya warga yang pindah alamat rumah karena pindah pekerjaan atau pensiun tapi tidak mengurus surat pindah, dan adanya warga yang sudah meninggal tapi masih tercantum di kartu keluarga.

“Kendala lain di lapangan kebanyakan warga pada waktu pagi hingga siang tidak ada di rumah atau sedang bekerja, dan kalau malam sering hujan. Sedangkan petugas PPDP sendiri juga pekerja aktif,” tambah Habib, anggota PPK yang lain. (kpugres/Yayuk/M2/V)

 

Minggu Ketiga, Coklit Sudah 90 Prosen

By Admin on Feb 13, 2018 with 0 Commnets

pak sidik coklit 

Memasuki minggu ketiga, masa pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih oleh Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP), Daftar Pemilih yang sudah tercoklit sekitar 90 prosen.  Agenda yang akan berakhir pada tanggal 18 Februari nanti itu, dipastikan data A.KWK yang berisi daftar pemilih sudah tercoklit 100 prosen. 

Menurut Abdullah SidikNotonegoro, Divisi Data AnggotaKPU Gresik, saat ini 2209 petugas coklit (PPDP) yang tersebar di seluruh kabupaten Gresik ini memang belum semua menuntaskan coklitnya 100 prosen. Ini dikarenakan kondisi di masing-masing desa berbeda. Baik kondisi geografis maupun kondisi masyarakatnya.

“Ada PPDP kami yang sudah mencoklit 100 prosen daftar pemilih yang ada di form A.KWK, tetapi ada yang belum 100 prosen. Diantaranya karena saat PPDP berkunjung ke rumah pemilih, yang bersangkutan tidak ada. Mungkin sedang di luar kota atau kepentingan lain,” jelas Sidik, Selasa (13/02/2018).

Meski demikan, hambatan di lapangan tidak menyurutkan petugas untuk kembali mendatangi rumah-rumah yang belum tercoklit. Harapan Sidik, penghuni rumah berkenan untuk dicoklit demi validasi daftar pemilih. (kpugres/vet)

 

uji publik

Pemerintahan Kabupaten Gresik siap membantu KPU Gresik dalam menyelenggarakan Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Hal ini dikatakan Asisten 1 Pemkab Gresik, Indah Sofiana, dalam acara Rakor Uji Publik Penataan Dapil dan Alokasi Anggota DPRD Kabupaten Gresik dalam Pemilu 2019 dengan Stakeholder, di Hotel Tunjungan, Selasa (13/02/2018).

Selama ini, Indah Sofiana memantau tahapan dan kinerja KPU Gresik lewat Kantor Kesbangpol Gresik. Tetapi ia mengaku selalu mengikuti perkembangan politik di Gresik. Baikdari partai politiknya maupun elemen yang berhubungan dengan politik diantaranya KPU.

Ia menguraikan, sejak tahun 1971 hingga sekarang partai yang ada semakin menunjukkan kualitasnya. Sumber daya manusia yang ada didalamnya juga tidak asal-asalan, tetapi lebih baik dan bagus.    

“Saya melihat kader di partai politik semakin bagus dalam artian pengurus dan anggota partainya semakin berkualitas, sementara penyelenggara pemilunya juga profesional sehingga produk yang dihasilkan juga sudah baik, “ ujar mantan Camat Gresik ini.

Untuk itu, perempuan yang pernah duduk di DPRD Gresik ini berharap agar setiap tahapan pemilu berjalan lancar, sesuai harapan dan berjalan diatas regulasi yang ada. Karena jika semua berjalan sukses, maka hasilnya juga sesuai dengan harapan masyarakat. Dan yang paling penting lagi, program pembangunan dan visi misi Kabupaten Gresik dalam membangun Gresik juga tercapai. (kpugres/vet)

 

ppk bungah

Dalam rangka sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bungah menggelar sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 kepada pemilih pemula. Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Kecamatan Bungah Gresik pada Senin (12/2/18) dengan peserta SMA sederajat di wilayah kecamatan Bungah.Ketua PPK Bungah Muttaqin Khabibullah mengatakan pentingnya partisipasi dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur 2018 karena suara warga masyarakat, terutama para siswa  menentukan masa depan Jawa Timur 5 tahun mendatang.

“Adik-adik pelajar, yang sudah memenuhi syarat sebagai pemilih diantaranya sudah berumur 17 tahun yang ditandai dengan mempunyai E-KTP, harus ikut memilih. Jangan sampai golput karena golput tidak membawa hasil positif,” tegas Muttain.

Acara yang dibuka oleh Camat Bungah ini berjalan gayeng  dengan penyampaian materi dari Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat,  A.B Majidi,  yaitu mengenai pengertian Pemilu, kerangka sistem pemilu, jenis-jenis pemilu di indonesia, syarat-syarat sebagai pemilih serta mengajak semua peserta untuk mensosialisasikan lewat media sosial facebook, Instagram dan juga twitter.

Acara yang dihadiri oleh ketua dan anggota OSIS ini selain penyampaian materi juga diselingi dengan games menarik dengan hadiah T-Shirt ajakan mencoblos pada tanggal 27 juni 2018 mendatang (kpugres/Majidi/v)

 

2018-02-12-PHOTO-00000193Menjelang akhir masa pencoklitan yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), Ketua Panwascam Manyar dampingi proses rekapitulasi yang dilakukan PPK Div. Data di Kantor PPK Manyar, 12/2/2018.

Pendampingan Ketua Panwascam dalam rangka silaturrahim dan memastikan proses coklit berjalan lancar dan selesai pada waktunya.
"Kehadiran saya ke kantor PPK tidak lain hanya memastikan proses coklit PPDP berjalan lancar dan selesai pada waktunya". Terang Ahmad Khilmi Afandi Ketua Panwascam Manyar.

Sedangkan Dev. Data PPK Manyar tidak merasa keberatan perihal pendampingan ketua panwas dalam proses rekapitulasi tahap II ini. Karena memang kehadiran panwas sangat membantu. "Saya sama sekali tidak merasa keberatan  dalam proses rekapitulasi coklit tahap II ini didampingi oleh panwas". Tegas Dev. Data Abdullah Fahruddin.

Ahmad Khilmi Ketua Panwascam Manyar akan bersedia membantu PPK dalam proses pencoklitan ini, demi suksesnya Pilgub Jatim 2018. (kpugres/Am/M2)

 

Coklit di Sidayu, Dimonitoring

By Admin on Feb 10, 2018 with 0 Commnets

KPU Kabupaten Gresik melakukan monitoring pelaksanaan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di wilayah kecamatan Sidayu. Monitoring ini berlansung pada hari jum’at (9/02/2018) mulai pagi hingga sore. Tim monitoring di kecamatan Sidayu ini dipimpin oleh Komisioner Divisi Program Data Abdullah Sidiq dan didampingi beberapa anggota sekretariat KPU Kabupaten Gresik.Komisioner KPU Kabupaten Gresik, Abdullah Sidiq mengatakan, tujuan monitoring coklit ini untuk memastikan PPDP sudah melaksanakan coklit sesuai dengan ketentuan. Selain itu, tim monitoring juga akan menyerap informasi dari PPDP dalam melaksanakan tugasnya.

“Monitoring ini penting dilakukan bagi KPU Kabupaten Gresik, karena dengan dilakukan monitoring kami bisa menyerap semua informasi serta kendala apa saja yang dilalui petugas PPDP di lapangan dalam proses coklit,” Kata Sidiq.

Sidik menambahkan, hasil dari monitoring di Kecamatan Sidayu, sebagian besar sudah meyelesaikan 80 persen sampai 100 persen. Rata-rata sudah tercoklit semua. Diantaranya Desa Srowo juga sudah 100 persen, Desa Ngawen juga sudah 100 persen, Desa Wadeng juga sudah menyelesaikan 100 persen, sedangkan desa Sidagarang masih 85 persen, untuk yang 85 persen ini masih proses menyelesaikan dan hampir selesai.

“Saya berharap, para petugas PPDP telah menyelesaikan tugasnya secepatnya. Sehingga sisa waktunya bisa digunakan untuk menyusun berkas-berkas hasil coklit dan kemudian diserahkan kepada PPS, PPK, dan KPU,” pungkasnya. (kpugres/hajar/v)

 

KPU Gresik Hadiri Bimtek Kampanye

By Admin on Feb 10, 2018 with 0 Commnets

2018-02-12-PHOTO-00000184Jelang pelaksanaan Tahapan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018, KPU Provinsi Jawa Timur berikan Bimbingan Teknis kepada seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Acara dibuka oleh Eko Sasmito Ketua KPU Provinsi Jawa Timur, agenda ini dilaksanakan di Hotel Aster Kota Batu pada Kamis s/d Jumat (8-9/2/2018). “Saya himbau kawan-kawan melaksanakan Tahapan Pilgub Jatim ini sesuatu regulasi. Terkait kampanye, KPU Provinsi Jawa Timur telah meyampaikan panduan dan jadwal terkait dengan agenda ini. Laksanakan Tahapan sesuai jadwal dan tetap dalam frame yang ada”, tegas Eko Sasmito.

Komisioner KPU Gresik divisi SDM Parmas Makmun dan Suyono Kasubag Teknis dan Hupmas hadir dalam agenda ini. Diharapkan melalui agenda ini dapat terwujud visi dan pemahaman yang sama dalam menyambut melaksanakan Tahapan Kampanye yang dilaksanakan sejak 15 Februari hingga 23 Juni 2018 ini.

Kampanye Pemilihan, yang selanjutnya disebut Kampanye adalah kegiatan menawarkan visi, misi, program Pasangan Calon dan atau informasi lainnya, yang bertujuan mengenalkan atau meyakinkan Pemilih.(kpugres/M2)